Ibnu Jamil Mengaku Sempat Norak Waktu Kencan Pertama dengan Ririn Ekawati

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kisah asmara Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati yang berakhir di pelaminan menyimpan banyak cerita unik yang sedikit diketahui orang. Salah satunya adalah kisah kencan pertama mereka.

Rupanya, sikap Ibnu Jamil pada awal hubungannya dengan Ririn Ekawati bisa dibilang sangat tidak terduga. Ia bahkan mengaku sikapnya itu masuk dalam kategori norak.

"Pas kita nge-date pertama, makan, itu senang, 'Dia mau makan sama gue'," ungkap Ibnu Jamil disampaikannya kepada Ussy dan Andhika Pratama di kanal YouTube Ussy Andhika Official.

Sampai Ingin Berfoto

Potret Pemotretan Honeymoon Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati. (Sumber: Instagram.com/ririnekawati)
Potret Pemotretan Honeymoon Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati. (Sumber: Instagram.com/ririnekawati)

Rupanya, Ibnu Jamil mengaku sudah sangat bahagia bisa mengajak makan malam Ririn Ekawati. Sampai-sampai ada keinginannya untuk berfoto dengan Ririn yang waktu itu masih jadi kekasihnya.

"Makan doang itu padahal. Sudah kayak pengin minta foto bareng gitu. Tapi entar gue ganggu," lanjut Ibnu Jamil.

Bersikap Norak

Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil (Instagram/ririnekawati)
Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil (Instagram/ririnekawati)

Rupanya pesona Ririn Ekawati membuat Ibnu Jamil tak tahan untuk mengabadikan wajah kekasihnya. Ia akhirnya mengambil foto Ririn secara diam-diam, sikap yang diakuinya tergolong norak.

"Pas lagi makan, ambil handphone, terus cekrek, 'Yeah dapat!' Norak gue, norak banget! Ya karena tiga tahun enggak pernah punya hubungan seserius itu. Ketemu orang yang disuka, terus tiba-tiba berbunga-bunga banget," ceplos Ibnu Jamil.

Memandangi di Rumah

Cerita Ibnu Jamil ini pun membuat Andhika Pratama semakin penasaran. Andhika pun tergelitik untuk mengetahui apakah Ibnu Jamil memandangi foto Ririn yang diambilnya sepulang dari kencan.

"Iyalah. Terus gue kirim ke dia, 'Eh kok kamu foto aku'," beber Ibnu Jamil.

Bukti Keseriusan

Setelah menjalani hubungan asmara dengan Ririn selama beberapa waktu, Ibnu Jamil merasa harus bisa melangkah ke tahap lebih serius. Akhirnya, ia pun menunjukkannya saat Ririn mendapat tawaran pekerjaan di luar kota.

"Dia belum menganggap bahwa itu hubungan yang serius. Akhirnya dia kasih tahu mau ke Sumba ada kerjaan. 'Wih Sumba, seru tuh. Boleh enggak kalau aku ke sana?' 'Ya terserah sih, kan Sumba bukan punya aku'. Dia kan buka pintu lagi tuh," kenang Ibnu Jamil.

Setelah ikut dengan Ririn, di situlah Ibnu Jamil memutuskan untuk melamar sang kekasih hingga akhirnya kini telah resmi menjadi istrinya.