Ibu dan anak tewas tertimpa truk air mineral

MERDEKA.COM, Truk box bernomor polisi L 8011 KA yang disopiri Muhammad Nasichun (42) terguling dan menimpa ibu dan anak. Keduanya tewas seketika.

Korban diketahui bernama, Siti Daryanti (39) dan Najwa Latifah (5). Ibu dan anak ini tinggal di Jalan Arum Manis Tengah, RT 04/RW II, Tambak Aji, Ngaliyan, Kota Semarang.

Nasichun mengaku kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Raya Walisongo KM 09. Awalnya dia kaget karena tiba-tiba dari arah utara, korban berlari mendahului penyeberang lainnya.

"Saya dengan kecepatan 40 km per jam, di pembatas jalan banyak yang akan menyeberang, saya sudah siap-siap dan klakson. Namun begitu dekat ibu dan anak itu malah langsung nyelonong, lari," ujar Nasichun di Mapolsek Tugu, Jumat (7/12).

Karena jaraknya yang sudah sangat dekat, Nasichun, membanting setir ke kiri untuk menghindari dua penyeberang itu. Namun truk malah terguling dan menimpa kedua korban setelah menabrak portal pengaman jalan.

"Saya mau banting kanan, tapi takut menabrak penyeberang lain akhirnya saya ke kiri menabrak pengaman, tapi malah terguling, dan menimpanya," ujar pria warga Temanggung ini gemetar.

Truk yang melaju di lajur Semarang-Kendal itu terguling ke kanan sekitar 100 meter sebelah barat RS Tugu, dengan muatan berserakan di badan jalan. Sedangkan Nasichun yang mengalami luka ringan di lengan kanannya berhasil keluar melalui pintu sebelah kiri.

Truk nahas itu sedianya akan mengantarkan muatan berupa ratusan kardus air mineral dalam kemasan dari Wonosobo ke kawasan industri Wijaya Kusuma Tugurejo.

"Saya berangkat sekitar pukul 06.00," ujar bapak satu anak itu.

Nasichun, kini masih berada di Mapolsek Tugu untuk dimintai keterangan. Dirinya berharap pihak perusahaan ikut membantunya karena kecelakaan itu terjadi pada saat jam kerja.

"Semoga bisa berakhir dengan baik, dan perusahaan juga ikut tanggung jawab. Saya juga punya anak, masih kecil, usia 3 tahun Februari depan," kata Nasihun meratapi nasibnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.