Ibu di Bali Terkena Peluru Nyasar, Diduga Berasal dari Senapan Angin

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah foto yang menunjukkan seorang ibu berinisial NS (43) tertembak peluru nyasar. Saat itu, dia sedang beraktivitas di belakang rumahnya di Banjar Bayad, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali.

Dalam foto tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala. Korban diduga terkena peluru nyasar jenis senapan angin atau senapan burung.

Kapolsek Payangan AKP I Putu Agus Ady Wijaya membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian peluru nyasar itu terjadi pada Selasa (26/7) sore kemarin.

"Iya itu terjadi kemarin sekitar jam setengah empat. Tapi itu tidak ada laporan ke kepolisian dan kejadiannya betul itu dari pihak (korban) tidak ada yang mau melapor," kata dia, saat dihubungi, Rabu (27/7).

Ibu tersebut langsung dilarikan ke dokter untuk perawatan. Dan saat ini, dia sudah pulang ke rumahnya.

"Sudah dirawat ke dokter dan sudah pulang ke rumahnya," imbuhnya.

Meski korban tidak melapor, polisi tetap akan melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu. Pihaknya juga mengingatkan bagi siapa pun yang memiliki senapan angin jangan menembak sembarangan. Bila terkena orang lain maka bisa dipidana.

"Tetap kita kita selidiki dan kita menghimbau. Ini di wilayah kita masih ada tegalan (kebun), iya memang diburu seperti tupai dan apapun dengan menggunakan senjata (angin) tapi jangan sampai mengorbankan orang lain," ujarnya. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel