Ibu Hamil di Tangerang Divaksinasi Covid-19 Mulai Kamis 19 Agustus

·Bacaan 2 menit
Vaksinasi ibu hamil di 38 Puskesmas se-Kota Tangerang dan RSUD Kota Tangerang akan digelar. (Foto:Liputan6/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Jakarta Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil akan digelar secara serentak di 38 Puskesmas se-Kota Tangerang dan RSUD setempat, Kamis, 19 Agustus 2021.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinkes Kota Tangerang, Hermayani mengungkapkan, sejak arahan Kemenkes turun, Puskesmas sudah langsung melakukan sosialisasi soal vaksinasi ibu hamil. Terutama ke ibu hamil yang sudah terdata pada program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Puskesmas Kota Tangerang.

"Dengan itu, kami mengimbau bagi ibu hamil yang sekiranya belum terdata di Puskesmas setempat, namun secara masa kehamilan bisa divaksinasi, untuk segera melakukan pendataan atau pendaftaran vaksinasi di puskesmas setempat, untuk segera mendapatkan jadwal vaksinasi covid-19 ibu hamil," ungkap Hermayani, saat dihubungi, Selasa, 17 Agustus 2021.

Dia juga menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi ibu hamil hanya dapat dilakukan di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit.

"Ibu hamil merupakan sasaran vaksinasi khusus yang perlu dipersipkan dan ditangani sebaik mungkin. Dengan itu, dokter khusus screening atau pemeriksaan medis pun disiapkan dimasing-masing Puskesmas," ungkap Hermayani.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Ada 10 Pertanyaan Screening

Screening vaksin ibu hamil tidak bisa menggunakan sistem screening masyarakat umum. Ibu hamil harus menjawab 10 pertanyaan screening, mulai dari masa kehamilan, pengecekan tanda-tanda keracunan kehamilan, tensi diangka 140/90 sudah harus ditunda, tidak pusing, pandangan tidak kabur dan beberapa poin lainnya.

"Intinya teknis medis akan lebih mendalam pada vaksinasi ibu hamil ini. Terkait jenis vaksinasi ibu hamil di Kota Tangerang menggunakan jenis Sinovac dan waktu observasi juga 15 menit," kata Hermayani.

Namun, Dinkes bekerja sama dengan Organisasi Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) akan terus memantau kondisi ibu hamil secara berkelanjutan. Melalui link kartu kendali khusus ibu hamil setelah vaksin sampai dengan melahirkan.

"Mari kita semua, masyarakat ibu hamil untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi dan sama-sama melindungi ibu hamil dari virus covid-19, yang diketahui ibu hamil masuk kategori rentan terpapar covid-19," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel