Ibu-ibu penyintas bencana Semeru dapat bantuan di Hari Ibu

·Bacaan 2 menit

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjenka Kemenhub dan Persatuan Istri Karyawan/Karyawati Kereta Api (PIKKA) menyalurkan bantuan berupa selimut untuk ibu-ibu penyintas bencana awan panas Gunung Semeru pada peringatan Hari Ibu di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu.

Dengan mengusung tema "Untuk Ibu di Hari Ibu", Ketua DWP Ditjenka Kemenhub Uci Zulfikri dan Ketua PIKKA PT KAI Anik Didiek H. menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada istri Bupati Lumajang Farin Thoriq di Pendapa Arya Wiraja.

"Bantuan itu merupakan wujud kepedulian dari persatuan ibu-ibu Ditjenka dan PT KAI berupa 550 selimut dan di distribusikan kepada ibu-ibu pengungsi bencana Gunung Semeru," kata Manajer Humas PT. KAI (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya Luqman Arif dalam rilis yang diterima ANTARA di Kabupaten Lumajang.

Menurutnya, penyaluran bantuan itu merupakan bentuk kolaborasi regulator dan operator di bidang perkeretaapian untuk berpartisipasi dalam percepatan bantuan kemanusiaan.

Baca juga: Karanganyar salurkan bantuan Rp656,5 juta untuk korban letusan Semeru

Baca juga: BKIPM KKP serahkan bantuan untuk korban Gunung Semeru

"Bantuan itu merupakan bentuk kepedulian di hari ibu, semoga dengan adanya penyaluran bantuan selimut tersebut dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Semeru," tuturnya.

Dengan bersinergi bersama pemerintahan setempat, bantuan selimut akan disalurkan ke posko-posko pengungsian di antaranya di SMPN 2 Pasirian, SMPN 1 Candipuro, dan SMAN Candipuro.

Sebelumnya PT KAI juga menyalurkan bantuan kepada korban bencana Gunung Semeru di Lumajang pada Ahad (6/12). Bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa toilet portable sebanyak 3 unit dan paket sembako dengan nilai total bantuan sebesar Rp60 juta.

Dengan menyediakan toilet portable, KAI berpartisipasi aktif dalam mendukung serta mengatasi permasalahan sanitasi masyarakat di wilayah lereng Gunung Semeru karena banyaknya rumah yang rusak sehingga tidak dapat ditempati untuk sementara waktu.

Adapun paket sembako yang diberikan berupa mie instan, popok, kornet, biskuit, susu, dan air mineral untuk para korban bencana Semeru selama masa penanggulangan bencana.*

Baca juga: Young Buddhist Association bangun hunian sementara di Lumajang

Baca juga: KONI Jatim serahkan bantuan untuk korban terdampak Semeru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel