Ibu Rumah Tangga di Kendari Jual Sabu-sabu dengan Sistem Tempel

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial VM (25) karena diduga menjadi pengedar narkotika golongan I jenis sabu-sabu.

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa di Jalan Pisang, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kendari, sering dijadikan tempat transaksi dan peredaran gelap narkotika sabu-sabu.

"Dari hasil penyelidikan, maka pada hari Selasa (27/4) sekitar pukul 01.00 Wita, tim berhasil menangkap tersangka VM yang berada di rumahnya," kata Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Humas Polda Sulawesi Tenggara Kompol Dolfi Kumaseh di Kendari, Selasa, 27 April 2021.

Ia menyampaikan, setelah menangkap dan memeriksa, polisi menemukan barang bukti (BB) satu saset yang diduga berisi sabu-sabu seberat 9,43 gram.

"Penggeledahan badan target dilakukan oleh Polwan Ditresnarkoba Subdit 1 dan disaksikan oleh dua masyarakat, ditemukan satu saset yang diduga berisi narkotika jenis sabu di dalam celana dalam tersangka," katanya.

Kepada polisi, tersangka mengaku dalam mengedarkan sabu-sabu sebelumnya memperoleh barang haram tersebut dari seseorang yang berada di kota itu dengan cara sistem tempel.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun serta paling lama 20 tahun. (ant)