Ibukota Arab Saudi Nyaris Dihantam Rudal, Houthi Jadi Kambing Hitam

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah ledakan terdengar keras di langit Riyadh, ibukota Arab Saudi, Sabtu 23 Januari 2021. Kabar menyebut, ledakan itu berasal dari rudal yang diduga ditembakkan oleh kelompok milisi Houthi Yaman.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari Mehr News Agency, sebuah video berdurasi 17 detik menunjukkan ledakan beserta kepulan asap di langit Riyadh. Video tersebut diunggah oleh akun Twitter dengan nama @shieldintel.

Dalam laporan lain yang dikutip VIVA Militer dari Sputnik News, milisi Houthi Yaman dituduh jadi dalah serangan rudal dengan target ibukota Arab Saudi. Namun demikian, rudal yang diduga dikirim milisi Houthi Yaman berhasil digagalkan oleh sistem pertahanan udara milik Angkatan Bersenjata Kerajaan Arab Saudi (SAAF).

Di sisi lain, seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman dengan keras membantah tuduhan tersebut. Perwira militer Yaman itu menyatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak melakukan operasi militer berupa serangan selama 24 tahun terakhir.

Namun, ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Adalah kelompok Asa'ib Ahl al-Haq, atau dikenal dengan Brigade al-Wa'ada al-Haq. Kelompok paramiliter dari partai politik Syiah Irak, menyatakan serangan tersebut dilakukan pihaknya.

Brigade al-Wa'ada al-Haq yang dipimpin oleh Qais al-Khazali dan Akram al-Kaabi diketahui berafiliasi dengan sejumlah kelompok milisi Syiah.

Beberapa kelompok yang bersekutu dengan Brigade al-Wa'ada al-Haq adalah Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Iran dan Suriah, Brigade Al-Ashtar Qatar, dan Hizbullah.