Ibunda Eril: Hilanglah Segala Kekhawatiran dan Gundah Selama Ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Eril ditemukan usai 14 hari masa pencarian petugas menyusuri Sungai Aare, Bern, Swiss. Rasa cemas dan kegundahan keluarga kini sirna.

Demikian diungkap Ibunda Eril, Atalia Praratya. Melalui akun instagram pribadinya, Atalia mengungkapkannya.

"Hilanglah kini segala khawatir dan gundah yang selama ini kami rasakan," katanya dikutip merdeka.com, Jumat (10/6).

Keresahan selama 14 hari itu kini berubah menjadi rasa syukur mendalam.

"Dari resah kini berubah menjadi rasa syukur yang begitu dalam."

"Karena tentu tidak ada yang lebih diinginkan oleh seorang hamba selain berada dalam liputan kasih sayang Allah di akhir hidupnya. Husnul khatimah," ungkap Atalia yang begitu menyentuh hati.

Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) RI untuk Swiss, Muliaman Hadad mengungkap kronologi penemuan jenazah Eril.

Berikut kronologi penemuan:

9 Juni

06.50 waktu Swiss atau 11.50 Wib
Info awal penemuan jasad Eril diterima.

"Kepolisian kantor Bern telah bertemu pihak KBRI di Kantor Bern bersama keluarga untuk menyampaikan info awal mengenai ditemukan jasad ananda Eril,: kata Muliaman saat jumpa pers, Kamis (9/6).

13.34 waktu Swiss
Terkonfirmasi melalui hasil DNA jasad tersebut adalah Eril.

Selanjutnya, sesuai prosedur yang berlaku tim forensik Kepolisian melakukan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan bahwa jasad tersebut adalah Eril.

"Kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss pihak Kepolisian menyampaikan konfirmasi hasil DNA bahwa jasad itu Eril," ungkapnya.

18.00 Wib
Pihak Kepolisian Bern menyerahkan jasad Eril kepada keluarga.

"Selanjutnya sesuai dengan prosedur hukum Swiss pihak Kepolisian menyampaikan berkas ke Pengadilan Bern. Yang berhak memutuskan jasad kepolisan kepada keluarga sekitar 2 jam lalu pihak pengadilan memberikan wewenang keluarga untuk memberikan jasad ananda Eril," jelas Muliaman. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel