Ibunda Sebut Trio Tak Punya Komorbid Sebelum Dapat Vaksin AstraZeneca

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Zakiah, ibunda Trio Fauqi Virdaus, pria yang meninggal usai mendapat suntikan vaksin AstraZeneca, mengungkap putranya sama sekali tidak punya riwayat penyakit penyerta atau komorbid. Saat mengikuti vaksinasi pada Rabu, 5 Mei 2021 lalu, Trio sedang dalam keadaan sehat.

"Tidak punya penyakit apapun selain batuk pilek itupun karena kehujanan," kata Zakiah saat berbincang soal anaknya sebelum mendapat vaksin Covid-19 dengan Merdeka di kediamannya, kawasan Buaran, Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021).

Zakiah menuturkan, sejak kecil Trio tidak pernah menderita sakit berat. Biasa hanya batuk pilek yang hilang jika minum parasetamol atau ke dokter. Biasa sembuh dalam waktu 1-2 hari.

"Biasa dikasih panadol atau parasetamol kalau enggak sembuh, saya selalu ke dokter. Dari kecil enggak ada penyakit berat," kata dia.

Sebelum melakukan vaksinasi, Trio juga sedang dalam keadaan sehat. Sakit kepala hingga badan linu baru Trio rasakan setelah mendapat vaksin AstraZeneca. Namun, setelah menahan sakit sakit kurang lebih 24 jam, Trio dinyatakan tiada.

"Berangkat dalam keadaan sehat walafiat jadi saya tidak ada curiga apa-apa. Karena anak saya biasa aktivitas seperti itu," kata Zakiah.

Belum Cukup Bukti

Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) telah melakukan pengkajian terhadap kasus meninggalnya Trio Fauqi Virdaus usai divaksinasisasi Covid-19 AstraZeneca. Hasil kajian sementara, belum cukup bukti bahwa Trio Fauqi Virdaus meninggal karena vaksin AstraZeneca.

"Internal Komnas kemarin sore menyimpulkan bahwa belum cukup bukti untuk mengaitkan KIPI ini dengan imunisasi," kata Ketua Komnas KIPI, Hindra Irawan Satari, Senin (10/5/2021).

Lantaran belum cukup bukti, Komnas KIPI melakukan investigasi lebih lanjut terhadap kasus meninggalnya pemuda asal Buaran, Jakarta itu. Investigasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Komda KIPI DKI Jakarta.

"Masih perlu dilakukan investigasi lebih lanjut," ujarnya.

Kata Kemenkes

Kementerian Kesehatan mengaku turut berduka atas meninggalnya Trio Fauqi Virdaus. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Widyawati mengatakan pihaknya menunggu hasil akhir dari investigasi yang dilakukan Komnas KIPI.

Dia memastikan Komnas KIPI adalah lembaga kredibel dan independen yang memiliki fungsi dalam mengawasi pelaksanaan vaksinasi khusus untuk kejadian ikutan pasca imunisasi.

"Hingga saat ini, berdasarkan data Komnas KIPI belum pernah ada kejadian orang yang meninggal dunia akibat vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Dalam beberapa kasus sebelumnya, meninggalnya orang yang statusnya telah divaksinasi Covid-19 adalah karena penyebab lain, bukan akibat dari vaksinasi yang diterimanya," kata Widyawati.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel