Ibunda Windy Cantika Aisah Tak Menyangka Putrinya Meraih Emas di SEA Games 2019

Bola.com, Bandung - Rasa haru dan bangga terpancar dari raut wajah Siti Aisah saat mengetahui putri bungsunya, Windy Cantika Aisah, berhasil menyabet medali emas di SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina.

Siti tidak menduga putrinya mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di ajang SEA Games 2019. Hal itu karena putrinya baru berusia 17 tahun, dan SEA Games bukan event berskala ringan.

Windy Cantika Aisah berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia dari cabang olahraga angkat besi di nomor 49 kilogram putri, Senin (2/12/2019).

"Alhamdulillah, saya sangat bahagia, tidak bisa diungkapkan kebahagiaannya. Tak disangka, anak bungsu kami bisa juara," ujar Siti Aisah di Bandung, Rabu (4/12/2019).

Siti mengungkap ia mengetahui keberhasilan putrinya menyabet medali emas saat berada dari rekannya. Saat itu ia mendapat informasi putrinya sedang bertanding dan bersaing dengan lifter asal Myanmar.

"Saat dia akhirnya mendapat medali emas, saya nangis bahagia karena dia bisa membanggakan keluarga, orang tua, dan juga bangsa. Pokoknya tidak menyangka dia bisa," ungkap Siti.

Siti menambahkan, pada Senin pagi itu, ayahanda Windy masuk meja operasi di RSPAD jam 08.00 WIB. Hampir bersamaan dengan perjuangan Cantika merebut medali emas di SEA Games 2019.

"Tapi, Alhamdulillah itu tak berpengaruh dengan penampilan Cantika karena sebelumnya dia sudah tahu bahwa ayahnya menjalani operasi pada hari itu," ucap Siti.

Sejak TK Tertarik Olahraga Angkat Besi

Atlet angkat besi Indonesia, Windy Aisah, saat beraksi di nomor 49 Kg di Kompleks Rizal Memorial Stadium, Senin (2/12). Windy mendapatkan medali emas dengan nilai 104. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebagai orang tua, Siti mencoba selalu memberi dukungan pada putrinya itu, tak terkecuali saat ini. Hampir setiap hari mereka melakukan komunikasi lewat handphone dan fasilitas video call.

"Sebelum berangkat ke SEA Games 2019, saya hanya berpesan agar hati-hati, harus bisa jaga sopan santun, disiplin, ikuti apa yang diperintahkan pelatih," ujar Siti.

"Buktikan bahwa kamu bisa karena kesempatan tidak datang dua kali. Kami tidak tahu dia ke depannya bagaimana, makanya saya pesan ke dia kerja keras dengan maksimal," kata Siti menirukan pesannya buat sang putri.

Siti menceritakan, Cantika sudah tertarik dengan olahraga angkat besi sejak usia taman kanak-kanak.

"Kebetulan kakaknya juga atlet angkat besi, jadi sejak kecil dia ikut-ikutan kakaknya. Lama kelamaan ayahnya berinisiatif bikin alat dari kaleng berisi semen terus dimasukann ke pipa, sampai akhirnya dia benar-benar serius menggeluti angkat besi," kata Siti.

Sang ibunda berharap prestasi putrinya di cabor angkat besi terus meningkat, baik di ajang nasional maupun internasional, dan bahkan bisa melebihi prestasi yang ditorehkan seniornya, Sri Wahyuni.

Kabar Langsung dari Filipina

Pembaca Bola.com bisa menikmati sajian liputan eksklusif SEA Games 2019 Filipina dengan mengklik tautan ini.