IDA Gelar Pemilihan Teknologi Standar Pengukuran Online untuk Pasar Indonesia

·Bacaan 1 menit
Logo IDA.

Liputan6.com, Jakarta Indonesian Digital Association (IDA) menyelenggarakan proses pemilihan teknologi (tools) standar pengukuran online (Online Measurement Standard) untuk digunakan para pelaku industri periklanan digital di Indonesia.

Proses pemilihan dukungan resmi rekanan teknologi ini (official endorsed partner) adalah upaya IDA dalam menciptakan standarisasi pengukuran online audience di Indonesia.

"Jumlah penetrasi internet yang tinggi dan masih tumbuh pesat di Indonesia menyebabkan hadirnya beragam metode dan teknologiuntuk memahami perilaku konsumen melalui pengukuran online audience," mengutip penjelasan IDA dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

Sebagai asosiasi industri periklanan digital, Indonesian Digital Association (IDA) dikatakan turut berupaya dalam menetapkan standar pengukuran online audience di Indonesia yang dapat diterima seluruh pemangku kepentingan.

Indonesian Digital Association (IDA) akan memulai rangkaian Indonesia Online Measurement Standard pada 18 Januari 2021, di mana lembaga-lembaga pengukuran dapat mengirimkan materi presentasi mereka hingga 10 Februari 2021.

Lembaga atau perusahaan yang berhasil terpilih akan diumumkan oleh Steering Committee dan akan melakukan presentasi pada 15 Februari 2021, dan pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2021.

Melalui Indonesia Online Measurement Standard, Indonesian Digital Association (IDA) akan menentukan lembaga penyedia teknologi pengukuran online audience yang dapat menjadi acuan atau standar untuk pemangku kepentingan di industry periklanan digital Indonesia.

Proses standarisasi yang dilakukan, diharapkan akan mendorong lembaga penyedia pengukuran online audience untuk menerapkan best practices, sehingga dapat menjadi pemenuh kebutuhan industri digital saat ini.

Lembaga pengukuran yang menjadi pemenang, akan ditetapkan sebagai acuan dalam proses pengukuran online audience akan dinilai berdasarkan beberapa kriteria seperti kelengkapan data, pembuatan laporan, tingkat pelayanan dan juga biaya untuk menyesuaikan dengan situasi industri digital di Indonesia.

IDA memberikan kesempatan kepada lembaga atau perusahaan riset yang memiliki kapabilitas dan kemampuan dalam pengukuran online audience untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.