Idap Autoimun, Ini Kiat Mikha Tambayong Jaga Kesehatan

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Artis Mikha Tambayong mengungkapkan kiat sehatnya untuk menjaga tubuh tetap bugar meski memiliki penyakit autoimun. Mulai dari pemilihan makanan hingga rutin berolahraga, yuk kita intip kiat sehatnya!

Pemilik nama lengkap Maudy Mikha Maria Tambayong ini sebelumnya mengaku memiliki penyakit autoimun bernama sjogren syndrome. Kelainan pada sistem kekebalan tubuh itu juga yang merenggut nyawa mendiang ibundanya pada 2019 lalu.

Hal ini yang membuat pemain sinetron Kepompong itu memperhatikan banyak hal, termasuk pola makannya. Ia membatasi sumber nutrisi yang tinggi gula dan perbanyakan sajian yang rendah gula.

"Mengurangi sugar yang masuk ke dalam tubuh, karbohidrat yang dikonsumsi, makan yang gluten free. Ini juga impactful ke olahraga yang dilakukan. Kalau makan sembarangan akan membuat olahraga lebih cepat capek karena tubuh merasa berat ketika berolahraga," kata model 26 tahun itu dalam acara virtual bersama Good Doctor & Samsung, beberapa waktu lalu.

Bicara mengenai olahraga, pelantun Cinta Pertama itu tak pernah membiarkan tubuhnya diam dan minim aktivitas. Terlebih, pemain film Fallin' In Love itu mengaku telah menjadi sport enthusiast sejak dulu sehingga rutin berolahraga.

"Sekarang sekitar 3-4 kali olahraga, kadang ikut kelas di luar atau di rumah. Sebenarnya aku suka olahraga yang high intensity dan high pace. Tapi semenjak pandemi tidak bisa kemana-mana, jadi home workout," kata dia.

Keponakan penyanyi legendaris Harvey Malaiholo itu menjelaskan, olahraga di rumah bisa dilakukannya secara mudah dengan memanfaatkan teknologi, seperti jam pintar.

Menurutnya, pemakaian jam pintar itu mampu memantau kondisi tubuhnya sehingga membuatnya merasa lebih aman berolahraga.

"Aku memakai device wearable. Sudah pakai dari dulu untuk melihat heart rate dan fat burn. Apalagi sekarang sudah ada pengukuran tekanan darah," tuturnya.

Jam pintar ini, lanjut Mikha, bisa menjadi penanda apabila tubuh sedang dalam kondisi tidak fit. Ada pun jenis olahraga dengan intensitas tinggi yang disukai Mikha yakni boxing serta jogging keliling kompleks rumah.

"Lalu pilates, yang cocok dengan kepribadianku, bikin capek walau latihan hanya sejam," lanjutnya.

Senada, Head of Medical Management Good Doctor Indonesia, dr. Adhiatma Gunawan menyebut bahwa olahraga salah satu kunci mengendalikan hipertensi. Kunci sukses pengobatan hipertensi lainnya, monitoring.

"Dengan teknologi, monitoring kini bisa dilakukan diri sendiri secara reguler. Hasilnya bisa direkam secara berkala, jadi data menarik untuk dianalisis oleh dokter,” Adhiatma mengingatkan.