Idap Flu Babi, Warga Taiwan Dirawat di Bandung

TEMPO.CO, Bandung- Tim Infeksi Khusus Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung merawat seorang warga Taiwan berinisial LC, 47 tahun, di ruang isolasi. Pasien laki-laki itu positif mengidap virus influenza A atau H1N1. "Seperti sakit flu biasa saja, tapi ia diperberat dengan demam berdarah dan diabetes melitus," kata juru bicara tim, dr. Anggraini Alam, Selasa, 5 Maret 2013.

Menurut Anggraini, serangan virus H1N1 atau yang dulu disebut flu babi, tidak seganas H5N1 atau virus flu burung yang bisa mematikan unggas dan manusia. Saat tiba di rumah sakit, pasien dari Taiwan itu mengalami sesak nafas dan demam. "Diduga terkena virusnya di Taiwan," kata Anggraini. Di Indonesia, ujar dia, sejauh ini tidak ada kasus pasien terkena H1N1 yang sampai dirawat di rumah sakit.

Pasien asal Taiwan itu , kata Anggraini, datang ke Indonesia sekitar dua pekan lalu untuk urusan bisnis. Baru 1-2 hari ia jatuh sakit. Namun baru Rabu sepekan lalu pasien memeriksakan diri ke RSUD Cianjur. "Hanya semalam di sana, besoknya langsung dirujuk ke RS Hasan Sadikin," katanya.

Saat ini, kata Anggraini, kondisi pasien makin stabil. "Dia tidak pakai alat bantu pernapasan," ujarnya. Jika tak ada penyakit lain, flu pasien bisa pulih dalam 2-7 hari. Kini pemulihan sakit flunya masih berlangsung dengan pemberian obat dan penanganan penyakit lain.

ANWAR SISWADI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat