Idap Penyakit Langka, Gadis Ini Malah Berubah Cantik Banget

Sumiyati, Sumiyati

VIVA – Semua wanita cantik dengan keunikan dan caranya masing-masing. Terkadang, berbeda dari mayoritas orang bisa memberikan keuntungan besar dalam hidup, contohnya saja kisah gadis cantik berikut ini.

Seorang fotografer asal Chechnya, Rusia, bernama Amina Arsakova, berhasil mengabadikan foto seorang gadis berusia 11 tahun, Amina Ependieva, di pusat perbelanjaan dan dia langsung terpesona dengan kecantikannya. Gadis kecil itu mengidap kondisi kulit genetik yang langka, yaitu albinisme dan heterokromia. 

Dilansir Healthy Food House, albinisme merupakan kondisi genetik di mana tubuh tidak memproduksi cukup melanin dan itu dapat memengaruhi rambut, kulit dan mata. Sedangkan heterokromia adalah kelainan pigmentasi yang terkonsentrasi di mata, yang mewarnai iris mata dalam dua warna yang berbeda.

Dampaknya bisa parsial, berpusat dan bisa juga keseluruhan. Sebagian besar anak yang lahir dengan penyakit tersebut tidak memiliki gejala lain atau masalah terkait mata.

Ependieva lahir di Grozny, Chechnya, Rusia, pada 11 Desember 2008. Ia terkenal karena kecantikannya, rambutnya yang pirang dan putih, kulit putih pucat, serta bermata biru dan cokelat, yang membuatnya malah terlihat lebih indah.

Setelah melihat Ependieva, Arsakova berniat memotret gadis itu, namun ia kesulitan menemukannya kembali. Tapi akhirnya, sang fotografer mendapatkan nomor telepon ibunya dan segera menjadwalkan sesi pemotretan dengannya.

Fotografer tersebut menggambarkan Amina sebagai gadis yang sangat baik dan tenang. Ependieva juga bercerita kalau Amina sangat tenang saat menjalani sesi pemotretan. Ketenangannya pun tercermin dalam foto.

Pada Januari 2020, Arsakova mengunggah foto-foto gadis itu di feed Instagram-nya dan memberi tahu para pengikutnya bahwa pencarian kecantikannya sekali lagi telah berhasil.

Foto gadis itu kemudian viral di media sosial Rusia. Kebanyakan orang memuji penampilan Amina yang tidak biasa. Namun, ada juga yang meragukan foto tersebut dengan mengatakan si fotografer menggunakan Photoshop untuk menciptakan kombinasi albinisme dan heterokromia.

Karena gadis itu tidak memiliki Instagram, sulit untuk memverifikasi klaim ini. Namun, beberapa warganet yang berasal dari kota yang sama dengan gadis itu membenarkan, dengan mengatakan mereka mengenal gadis itu. Bahkan, mereka mengakui gadis itu lebih cantik dalam kehidupan nyata.