IDE Manfaatkan Teknologi untuk Ekosistem Pendidikan

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA –Banyak institusi pendidikan terpaksa meniadakan pembelajaran tatap muka, akibat pandemi yang melanda sejak tahun lalu. Sayangnya, sistem belajar daring juga masih jadi kendala di beberapa tempat.

Selain fasilitas berupa ponsel atau komputer di rumah, jaringan internet yang menjadi penghubung utama juga belum dinikmati secara luas.

Hal ini yang menjadi perhatian PT Infrastruktur Digital Edukasi atau IDE, perusahaan yang berfokus pada layanan platform edukasi berbasis web dan aplikasi.

Guna menunjang proses pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, mereka menyalurkan bantuan berupa paket kuota internet setiap bulan dan layanan Learning Management System (LMS) selama 1 tahun untuk peserta didik di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Huda Sakti.

Program ini merupakan hasil penggalangan dana yang diinisiasi di benihbaik.com dan didanai oleh Bareksa sebagai donatur yang membantu pengadaan dana bantuan.

“IDE hadir untuk mendukung ekosistem pendidikan di Indonesia melalui penyaluran bantuan untuk lembaga pendidikan, guna mempersiapkan digitalisasi sekolah dengan strategi yang solutif melalui teknologi,” ujar General Manager IDE, Desta Soe’oed melalui keterangan resmi, Rabu 14 April 2021.

“Dengan platform yang tepat, hadirnya teknologi dapat memudahkan proses belajar mengajar dan dan meringankan beban kerja guru ketika harus menghadirkan pendidikan secara online,” kata dia menambahkan.

Desta menjelaskan, adopsi teknologi dalam pembelajaran merupakan salah satu rumusan program Kemendikbud mengenai digitalisasi sekolah sebagai upaya untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Dalam hal ini, benihbaik.com membantu mendistribusikan bantuan LMS dan paket kuota data gratis ini hingga ke tangan siswa.