Ide Pokok adalah Inti Sebuah Topik, Ketahui Cara Mencarinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Ide pokok adalah bagian penting dalam sebuah gagasan atau cerita. Ide pokok adalah suatu pertanyaan yang umum pada tes pemahaman bacaan. Meski terdengar sepela, terkadang pertanyaan tersebut cukup sulit untuk dijawab.

Menemukan ide pokok adalah salah satu keterampilan membaca yang paling penting untuk dikuasai. Keterampilan lain yang harus dikuasai selain ide pokok adalah membuat kesimpulan, menemukan tujuan penulis, atau memahami kosakata dalam konteks.

Ide pokok adalah bagian yang bisa ditemukan di mana saja di suatu paragraf. Terkadang ide pokok bisa tersurat langsung, namun ada juga yang tersirat. Menentukan ide pokok adalah pemahaman dasar dalam ilmu bahasa dan penulisan.

Ide pokok adalah bagian paling penting dalam sebuah paragraf. Berikut pengertian tentang ide pokok dan cara mencarinya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (22/11/2020).

Mengenal ide pokok

Ilustrasi membaca buku | unsplash.com/@fabspotato
Ilustrasi membaca buku | unsplash.com/@fabspotato

Ide pokok adalah poin atau gagasan utama yang ingin dikomunikasikan penulis kepada pembaca tentang topik tersebut. Ide pokok bisa disebut sebagai ringkasan singkat tetapi mencakup semuanya dalam cerita. Ini mencakup semua yang dibicarakan paragraf secara umum, tetapi tidak termasuk secara spesifik.

Sebuah ide pokok bisa mewakili suatu bahasan topik secara ringkas. Ide pokok akan membutuhkan kalimat penjelas sebagai detail untuk mendukung argumennya.

Ide pokok biasanya bisa dilihat dari kalimat utama. Letak kalimat utama bisa menentukan jenis suatu paragraf yang terbagi dalam paragraf induktif, deduktif, dan campuran.

Jenis paragraf menurut letak kalimat utamanya

Ilustrasi Membaca Buku Credit: freepik.com
Ilustrasi Membaca Buku Credit: freepik.com

Paragraf deduktif

Paragraf deduktif merupakan jenis paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf. Paragraf ini dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas.

Paragraf Induktif

Paragraf Induktif merupakan kebalikan dari paragraf deduktif. Jenis paragraf ini memiliki kalimat utama di akhir paragraf. Paragraf induktif dimulai dengan mengemukakan penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat topik. Paragraf induktif dapat dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu generalisasi, analogi, dan kausalitas.

Paragraf campuran

Paragraf campuran merupakan jenis paragraf yang memiliki kalimat utama di awal dan akhir paragraf. Jenis paragraf ini dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok diikuti kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama lagi sebagai penjelas.

Cara mencari ide pokok

Ilustrasi Menulis Credit: pexels.com/Fauxels
Ilustrasi Menulis Credit: pexels.com/Fauxels

Ketika seorang penulis tidak menyatakan gagasan utamanya secara langsung, ini disebut ide pokok tersirat. Hal ini mengharuskan pembaca untuk melihat lebih dekat pada kata-kata, kalimat, gambar tertentu yang digunakan dan diulangi. Ini berguna untuk menyimpulkan apa yang dikomunikasikan oleh penulis.

Menemukan ide pokok sangat penting untuk memahami apa yang kamu baca. Ini membantu menemukan detail masuk akal dan memiliki relevansi, dan memberikan kerangka kerja untuk mengingat konten. Secara umum, cara mencari ide pokok adalah:

Identifikasi Topik

Bacalah seluruh bagiannya, kemudian cobalah untuk mengidentifikasi topiknya. Tentang siapa atau apa paragraf itu dibuat.

Rangkum Bacaan

Setelah membaca seluruh bagiannya, rangkumlah dengan kata-katamu sendiri dalam satu kalimat. Anggaplah kamu hanya memiliki sepuluh hingga dua belas kata untuk memberi tahu seseorang tentang maksud dari paragraf tersebut.

Cara mencari ide pokok

Ilustrasi Membaca Buku Credit: pexels.com/MinAn
Ilustrasi Membaca Buku Credit: pexels.com/MinAn

Cari kalimat pertama dan terakhir

Penulis sering kali meletakkan ide pokok di dalam atau di dekat kalimat pertama atau terakhir paragraf atau artikel. Jadi pisahkan kalimat-kalimat tersebut untuk melihat apakah kalimat tersebut masuk akal sebagai tema keseluruhan dari bagian tersebut.

Hati-hati terkadang penulis akan menggunakan kata-kata seperti tapi, sebaliknya, bagaimanapun, dan lainnya. Ini bisa menunjukkan bahwa kalimat kedua sebenarnya adalah gagasan utama. Jika kamu melihat salah satu dari kata-kata ini yang meniadakan atau memenuhi kalimat pertama, itu adalah petunjuk bahwa kalimat kedua adalah gagasan utamanya.

Carilah pengulangan ide

Jika kamu membaca seluruh paragraf dan tidak tahu cara merangkumnya karena terdapat begitu banyak informasi, mulailah mencari kata, frasa, atau ide terkait yang berulang. Sebuah kata, frasa, atau kalimat yang disebutkan berulang dan sering bisa menjadi ide pokok.

Contoh mencari ide pokok

Ilustrasi Menulis Credit: pexels.com/Kaboompics
Ilustrasi Menulis Credit: pexels.com/Kaboompics

Berikut contoh paragraf dan cara mencari ide pokoknya:

Contoh 1:

Jambu biji (Psidium guajava) atau sering juga disebut jambu batu, jambu siki dan jambu klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu biji memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna putih atau merah dan berasa asam-manis. Buah jambu biji dikenal mengandung banyak vitamin C.

Dari paragraf di atas, frasa jambu biji lebih sering diulang dan disebutkan. Jadi, ide pokok dari paragraf di atas adalah tentang jambu biji.

Contoh 2:

Manfaat sawi sangat baik bagi tubuh. Sama seperti semua sayuran hijau, sawi mengandung antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas. Mereka juga merupakan sumber serat yang bagus, yang membantu mengatur saluran pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Sawi secara historis dikaitkan dengan pencegahan radang sendi, osteoporosis, asma, penyakit paru-paru dan banyak lagi.

Dalam paragraf ini, kalimat utama terletak pada awal paragrag. Kalimat utama inilah yang menjadi ide pokok dalam paragraf tersebut. Paragraf di atas memiliki ide pokok manfaat sawi. Kalimat-kalimat penjelas diletakkan setelah kalimat utama dalam paragraf ini.