Identitas 2 Orang dari Ormas Pecinta Habib Bahar yang Diciduk Polisi

Ezra Sihite, Vicky Fajri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan melalui jajaran Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan dua orang pria yaitu RP (16) dan AB. Menurut polisi, RP saat dilakukan penggeledahan didapati membawa senjata tajam.

Dalam proses pemeriksaan, pelaku AB (16) diketahui merupakan salah satu pimpinan Pecinta Habib Bahar (PHB) di kawasan tersebut.

"Jadi yang bersangkutan ini adalah salah satu ketua PHB Garut. Ini yang membawa senjata tajam," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma di Halaman Mapolrestro Jakarta Selatan kepada awak media, Jumat 18 Desember 2020.

Dalam pemeriksaan diketahui pelaku beralasan ingin membuat SIM dengan rekannya ini. Polisi pun masih mendalami terkait kemungkinan pelaku membawa senjata tajam.

Saat ini, kepolisian belum menetapkan RP dan AB sebagai tersangka karena masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap keduanya. "Jadi sampai nanti siang baru kami menetapkan status yang bersangkutan," tutur Jimmy.

Dikatakannya, RP pun mengakui hal yang sebenarnya kepada aparat kepolisian. Dia mengatakan, sempat mendapatkan undangan dari grup WhatsApp untuk datang ke polres-polres.

"Jadi, alasannya adalah ada undangan atau dari WAG bahwa akan mendatangi polres," papar Jimmy.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan menangkap dua orang mencurigakan di Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Penangkapan dilakukan kemarin siang, Kamis, 17 Desember 2020.

“Benar bahwa Polres Metro Jaksel tadi siang telah mengamankan dua orang,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono kepada wartawan.

Budi menuturkan, dua orang tersebut diduga anggota organisasi masyarakat Pecinta Habib Bahar (PHB). "Diamankan karena dua orang tersebut terlihat mencurigakan di sekitar Mapolres Metro Jakarta Selatan," kata Budi.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, ketika dilakukan penggeledahan terhadap kedua orang tersebut, didapati senjata tajam. Saat ini mereka masih dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Sampai saat ini mereka yang setelah interogasi awal terkait dengan salah satu kelompok ormas. Untuk detail hasil pemeriksaan akan dirilis besok jam 10.00," kata Budi.