IDI Lampung minta masyarakat waspadai masuknya Omicron BA.4 dan BA.5

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung berharap masyarakat tetap waspada terkait masuknya COVID-19 subvarian omicron BA.4 dan BA.5 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Jadi saya menyarankan masyarakat waspada, apalagi ada varian baru yang sudah mulai masuk ke Indonesia sehingga prokes harus tetap minimal masker dan cuci tangan," kata Wakil Ketua IDI Lampung Boy Zaghlul Mkes, dihubungi di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini masyarakat sudah terlalu euforia dan menganggap COVID-19 sudah tidak ada semenjak Presiden RI Joko Widodo membolehkan melepas masker di luar ruangan.

"Sepertinya bahasa Pak Presiden dimaknai lampu hijau oleh masyarakat untuk buka masker di semua urusan. Jadi kita ini terlalu euforia," kata dia.

Baca juga: Khidmatnya Tri Suci Waisak di Lampung setelah COVID-19 melandai

Baca juga: Kesiapan "pintu gerbang" Sumatera sambut mudik pasca-COVID-19 melandai

Padahal COVID-19 masih ada, bahkan sekarang telah muncul varian baru yang telah ditemukan di sejumlah negara dan juga di Bali untuk Indonesia. Sehingga selain memperketat prokes, masyarakat pun diminta untuk segera melengkapi vaksinasi penguat.

"Masyarakat juga harus sadar diri yang belum vaksin penguat silahkan datangi puskesmas-puskesmas untuk divaksinasi. Bukan untuk siapa-siapa tapi untuk kebaikan bersama," kata dia.

Kemudian, ia juga meminta kepada Pemda agar pemberian vaksinasi penguat digiatkan kembali, sebab saat ini masyarakat telah merasa aman-aman saja dan menganggap sekarang benar-benar sudah endemi.

"Jadi saya harap jangan ada perasaan aman-aman saja, yang belum vaksin penguat diharapkan segera melengkapi vaksinasinya apalagi kasus COVID-19 lagi dalam tren meningkat. Mudah-mudahan dengan divaksinasi lengkap kita terhindar terpapar COVID-19," kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Lampung bahwa jumlah pasien COVID-19 di Lampung hingga kini berjumlah 73.050 dengan rincian pasien sembuh sebanyak 68.914 dan kasus kematian berjumlah 4.128 orang.*

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Lampung bertambah 6 orang

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Lampung bertambah 28 orang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel