IGTKI-PGRI Pekalongan donasikan 1.000 nasi kotak untuk korban banjir

Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia bersama Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mendonasikan sebanyak 1.000 nasi kotak dan air minum pada warga terdampak banjir.

Ketua IGTKI Kota Pekalongan Barokah Alfitri di Pekalongan, Sabtu sore, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para guru dan tenaga pendidik berbagi rasa pada warga yang kini masih terdampak banjir.

"Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan IGTKI dan PGRI melakukan donasi berupa kebutuhan logistik saat terjadi bencana alam seperti banjir atau lainnya," kata Alfitri.

Baca juga: BNPB salurkan bantuan dana dan logistik penanganan banjir Pekalongan

Ia mengatakan, bantuan yang dibagikan pada warga terdampak banjir ini berasal dari penggalangan donasi dari para guru yang dilakukan secara spontanitas.

"Kurang dari 24 jam usai diturunkan surat kepada sejumlah lembaga pendidikan, masing-masing lembaga pendidikan memberikan 10 nasi kotak hingga terkumpul sebanyak 1.000 nasi kotak," katanya.

Baca juga: Brimob Jateng suplai air bersih pengungsi korban banjir Pekalongan

Adapun titik utama penyaluran bantuan logistik ini adalah di sejumlah wilayah yang masih terdampak banjir seperti Beningsari, Bugisan, Pasir Sari, dan Clumprit.

Menurut Alfitri, pihaknya dibantu oleh para sukarelawan membawa nasi kotak untuk dibagikan kepada warga terdampak banjir.

Baca juga: Pemkot Pekalongan lakukan pemenuhan layanan dasar pengungsi banjir

"Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat membawa manfaat bagi warga yang membutuhkan terutama mereka yang kini sedang dilanda musibah banjir," katanya.