IHSG akhir pekan ditutup menguat tipis, di tengah koreksi bursa global

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 2 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup menguat tipis di tengah koreksi bursa saham global.

IHSG ditutup menguat tipis 8,33 poin atau 0,13 persen ke posisi 6.356,16. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,9 poin atau 0,09 persen ke posisi 957,74.

"Di akhir sesi IHSG ditutup menghijau, di tengah pergerakan bursa global yang cenderung terkoreksi. Kami menilai hari ini terjadi rebalancing FTSE yang menjadi katalis di IHSG," kata Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana di Jakarta, Jumat.

The Financial Times Stock Exchange (FTSE) adalah salah satu indeks acuan internasional. Perubahan komposisi (rebalancing) berupa penambahan dan penghapusan saham dalam indeks tersebut, dapat berpengaruh terhadap keputusan investor atau manajer investasi yang mengelola portofolio saham.

Baca juga: Saham Hong Kong akhir pekan jatuh, tertekan lonjakan yield obligasi AS

"Untuk pekan depan atau hari Senin, kami memperkirakan penguatan IHSG masih cenderung konsolidasi, pun menguat akan relatif terbatas untuk menguji resist 6.400," ujar Herditya.

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hampir sepanjang perdagangan, namun jelang penutupan perdagangan saham IHSG menguat.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dengan sektor barang konsumen primer naik paling tinggi yaitu 2,23 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor barang baku masing-masing 0,6 persen dan 0,15 persen.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup beragam, namun Indeks Nikkei terpuruk 424,70 poin

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 4,07 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor properti & real estat masing-masing minus 1,72 persen dan minus 1,5 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp512,45 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.147.241 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,62 miliar lembar saham senilai Rp13,78 triliun. Sebanyak 176 saham naik, 295 saham menurun, dan 168 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 424,7 poin atau 1,41 persen ke 29.792,05, Indeks Hang Seng turun 414,78 poin atau 1,41 persen ke 28.990,94, dan Indeks Straits Times terkoreksi 3,01 atau 0,1 persen poin ke 3.134,5.

Baca juga: Saham China Jumat ditutup rugi, Indeks Shanghai merosot 1,69 persen