IHSG awal pekan diprediksi naik, seiring optimisme di tengah Omicron

·Bacaan 1 menit

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan diprediksi menguat, seiring optimisme pelaku pasar meski di tengah penyebaran varian Omicron.

IHSG pagi ini dibuka menguat 7,66 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.570,56. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,28 poin atau 0,24 persen ke posisi 933,24.

"Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih menguat menyusul pergerakan yang terjadi pada Jumat pekan lalu," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Alwin Rusli dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Para investor akan menunggu rilis data inflasi dan PMI manufaktur yang diperkirakan masih tetap tinggi. IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 6.530-6.600.

Beberapa bursa di kawasan Asia yaitu Hang Seng libur Natal pada hari ini dan demikian juga pada bursa Australia.

Baca juga: IHSG Senin dibuka menguat 7,66 poin

Bursa Jepang dan Korsel pada pagi hari ini sudah diperdagangkan di zona negatif khususnya Jepang karena terjadi pelemahan pada akhir pekan lalu

Pelemahan itu merespons kasus Omicron pertama yang sudah muncul di Negeri Sakura sehingga melanjutkan koreksi pada hari ini.

Sementara itu terjadi penguatan pada bursa AS yang disebabkan kabar bahwa varian Omicron memiliki peluang kecil atas risiko masuk rumah sakit.

Para investor kembali optimistis karena hal tersebut dinilai tidak akan terlalu berpengaruh negatif terhadap perekonomian dunia.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 75,98 poin atau 0,26 persen ke 28.722,39, Indeks Shanghai naik 1,61 poin atau 0,04 persen ke 3.619,66, dan Indeks Straits Times meningkat 2,91 atau 0,09 persen ke 3.111,19.

Baca juga: Minim sentimen jelang libur akhir tahun, Rupiah awal pekan melemah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel