IHSG Berpeluang Konsolidasi, Cek Saham Pilihan Ini

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang konsolidasi pada perdagangan saham Rabu (8/7/2021). Rilis data cadangan devisa akan pengaruhi IHSG.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha geser rentang konsolidasi ke arah lebih baik. Sedangkan jelang rilis data cadangan devisa terlihat masih akan berada dalam kondisi terkendali. Ia menuturkan, IHSG berpotensi bergerak konsolidasi di kisaran 5.913-6.123.

Sementara itu, Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menuturkan, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan. IHSG dapat bergerak di kisaran 6.013-6.085.

"Secara teknikal IHSG kembali kuat rebound pada level support moving average (MA) 5 harian dan whipsaw pada MA20. Pergerakan selanjutnya menguji tren bearish dan resistance 6.062 sebagai konfirmasi ke arah pergerakan selanjutnya,” kata dia dalam catatannya.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 6 Juli 2021, IHSG ditutup naik 0,69 persen ke posisi 6.047,11. Sektor saham teknologi menguat 3,01 persen, barang baku naik 2,58 persen dan energi menguat 2,56 persen sehingga memimpin penguatan indeks sektoral.

Lanjar menuturkan, saham-saham yang berhubungan dengan komoditas energi dan logam memimpin penguatan seiring kenaikan harga komoditas.

Saham Pilihan

Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk pilihan saham yang dapat dicermati secara teknikal antara lain PT Astra Ago Lestari Tbk (AALI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT BFI Finance Tbk (BFIN), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Kemudian PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Japfa Tbk (JPFA), PT Malindo Feedmil Tbk (MAIN), PT Medco Energy Tbk (MEDC), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Timah Tbk (TINS), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel