IHSG Berpeluang Koreksi, Cermati Saham Pilihan Ini

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Kamis, (22/7/2021).

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, pola pergerakan IHSG masih terlihat betah dalam fase konsolidasi. Ia mengatakan, potensi tekanan masih terlihat akan membayangi IHSG.

"Fluktuaktif harga komoditas dan nilai tukar rupiah belum akan memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG. Namun, momentum dari pergerakan yang fluktuaktif di dalam pergerakan IHSG dapat dimanfaatkan bagi investor jangka pendek, menengah dan panjang,” ujar dia.

Ia menuturkan, IHSG berpotensi melemah pada Kamis pekan ini. IHSG akan bergerak di kisaran 5.913-6.123.

Bank Indonesia (BI) akan rilis suku bunga acuan. Direktur PT Ekuator Swarna Investama menuturkan, Bank Indonesia masih akan pertahankan suku bunga acuan di 3,5 persen.

Saham Pilihan

Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun tajam karena pengumuman Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dengan rencana penerapan PSBB secara ketat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun tajam karena pengumuman Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dengan rencana penerapan PSBB secara ketat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Untuk pilihan saham, William memilih saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Selain itu, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel