IHSG berpeluang naik terbawa menguatnya bursa Asia

Nusarina Yuliastuti

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis berpeluang naik terbawa menguatnya bursa saham regional Asia.

IHSG dibuka menguat 19,16 poin atau 0,31 persen ke posisi 6.132,04, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,12 poin atau 0,53 persen menjadi 979,26.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis, mengatakan, sentimen positif datang dari pasar AS menyusul kenaikan Dow Jones pada Rabu (4/12) lalu setelah salah satu media yang mempengaruhinya yaitu berita dari Bloomberg menulis bahwa negosiator AS mengharapkan kesepakatan fase satu akan selesai sebelum tarif AS ditetapkan pada 15 Desember mendatang.

"Namun, di tengah kondisi politik AS yang kian memanas serta masih adanya ketidakpastian kesepakatan perdagangan AS-China sedikit menjadi kendala. Tetapi potensi indeks global terutama pasar Asia untuk menguat sangat terbuka. Sentimen ini dapat memberikan dukungan bagi IHSG untuk ikut naik hari ini," ujar Alfiansyah.

Baca juga: Trump sebut pembicaraan perdagangan dengan China berjalan sangat baik

Dari AS, Donald Trump mengatakan, kesepakatan antara AS dan China mungkin terjadi setelah pembicaraan antara negosiator kedua negara. Tetapi pernyataan Trump belum memberikan keyakinan akan tercapainya kesepakatan awal karena Trump sebelumnya mengatakan kesepakatan dagang antara kedua negara kemungkinan bisa terjadi pada 2020.

Kesepakatan perdagangan AS dengan China semakin jauh dari harapan setelah AS terbitkan peraturan tentang tekanan Muslim di Xinjiang.

Sebelumnya AS, menandatangani rancangan undang-undang dari Kongres AS yang mendukung para pengunjuk rasa pro-demokrasi dan penegakan hak asasi manusia di Hong Hong.

Di sisi lain, DPR AS merilis laporan bukti pemakzulan Presiden Donald Trump dalam inti dokumen yang dipaparkan Komite Intelijen, karena Trump memilih kepentingan politik pribadi di atas kepentingan nasional.

Laporan yang dirilis DPR AS itu terjadi di tengah penyelidikan pemakzulan yang dilakukan oposisi Partai Demokrat. Komite Intelijen DPR AS merilis laporan bertajuk Presiden Trump menggunakan skema yang menumbangkan kebijakan luar negeri dan keamanan nasional demi motif kampanyenya.

Dalam laporan tersebut menyebutkan Trump telah meminta bantuan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengumumkan penyelidikan terhadap Joe Biden.

Bursa saham regional Asia siang ini antara lain indeks Nikkei menguat 145,9 poin atau 0,63 persen ke 23.281,1, Indeks Hang Seng menguat 178,2 poin atau 0,68 persen ke 26.240,8, dan indeks Straits Times menguat 12,69 poin atau 0,4 persen ke posisi 3.172,48.
Baca juga: Wall Street bangkit kembali didukung optimisme perdagangan baru