IHSG berpotensi Koreksi, Simak Saham Pilihan Ini

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berpeluang koreksi meski wajar pada perdagangan saham Rabu, (31/3/2021).

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, tekanan dalam pola gerak IHSG terlihat belum akan berakhir.

Sementara itu, IHSG kembali menguji level support terdekat, fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas masih akan turut mewarnai pergerakan IHSG. Ia prediksi, IHSG akan bergerak di kisaran 5.960-6.123.

“Hari ini IHSG masih berpotensi mengalami koreksi wajar,” kata dia.

Untuk pilihan saham, William memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Lalu ada PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) dan PT Ace Hardware Tbk (ACES).

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG terkoreksi cukup agresif seiring masih berada di fase koreksi dan masih inline dengan kisaran IHSG pada Selasa, 30 Maret 2021. IHSG sebelumnya diperkirakan bergerak di kisaran support 6.060-5.735 dan resistance 6.360-6.400.

Aksi jual investor asing juga menambah tekanan terhadap IHSG. Tercatat aksi jual investor asing mencapai Rp 328,38 miliar di pasar reguler.

Herditya menambahkan, investor asing juga banyak melepas saham unggulan antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

"Kami perkirakan outflow ini untuk memindahkan ke aset yang tergolong lebih aman karena masih ada ketidakpastian dari perkembangan perekonomian global,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Prediksi

Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Herditya menuturkan, IHSG masih akan terkoreksi ke posisi 5.980-6.000. Jika IHSG menguat akan cenderung terbatas ke area 6.080-6.100. IHSG akan bergerak di kisaran support 6.018-5.735. Sedangkan level resistance di 6.230-6.390.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini