IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Lis Yuliawati, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) memerah di level 5.945 pada pembukaan perdagangan Selasa, 13 April 2021. Posisi itu melemah 3 poin atau 0,05 persen, dibanding penutupan perdagangan Senin, 12 April 2021 di level 5.948.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memprediksi, IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini.

"Sebelumnya saham-saham properti dan aneka industri turun lebih dari tiga persen," kata Lanjar dalam riset hariannya, Selasa 13 April 2021.

Lanjar menjelaskan, para investor mendapat trigger negatif dari pelemahan mayoritas indeks ekuitas berjangka AS dan mayoritas indeks saham di Asia. Turunnya data indeks penjualan eceran secara year-on-year (YoY), memberikan indikasi pemulihan ekonomi Indonesia yang masih jauh dari kata pulih.

Secara global, saham-saham di sektor penjualan ritel dan perusahaan travel memimpin penurunan. Investor meragukan keampuhan vaksinasi pada saat peningkatan kasus COVID-19 yang terus meningkat.

"Investor akan menanti data perdagangan Tiongkok dan data pengangguran AS hingga produksi industri," ujar Lanjar.

Secara teknikal, IHSG bergerak melemah break out support MA5 dan bergerak menuju support bullish trend line. Potensi menguji lower bollinger bands di kisaran level 5.920 sebagai konfirmasi arah selanjutnya. Indikator Stochastic dead-cross pada area overbought dengan MACD yang bergerak cross over positif.

"Sehingga secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan dengan tertahan mencoba menguat dan support resistance 5.900-6.042," ujarnya.

Lanjar juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati, di antaranya yakni ACES, ADRO, BBTN, CPIN, DOID, MEDC, MIKA, MNCN