IHSG Bertahan di Posisi 6.100, Investor Asing Buru Saham BBRI hingga PTBA

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau pada perdagangan Rabu (22/9/2021). Investor asing melakukan aksi beli saham pada sesi pertama.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG naik 0,75 persen ke level 6.106,30. Indeks LQ45 menanjak 0,98 persen ke posisi 860,07. Seluruh indeks acuan kompak menguat.

Sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.120,90 dan terendah 6.059,62. Sebanyak 297 menguat sehingga angkat IHSG. 197 saham melemah dan 149 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 884.726 kali dengan volume perdagangan 13,4 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 8,5 triliun. Investor asing beli saham Rp 301,61 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.240.

Sebagian besar sektor saham. Indeks sektor saham IDXtechno turun 1,33 persen dan IDXsiklikal melemah 0,01 persen. Indeks sektor saham IDXtransportasi menguat 2,17 persen dan memimpin penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXindustri melonjak 1,5 persen dan IDXproperti menanjak 1,41 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Top Gainers dan Losers

Pialang memeriksa kacamata saat tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pialang memeriksa kacamata saat tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham ASPI naik 34,55 persen

-Saham SQMI naik 30,83 persen

-Saham YPAS naik 24,70 persen

-Saham TNCA naik 24,59 persen

-Saham BIMA naik 21,69 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IPAC turun 9,16 persen

-Saham INDO turun 7 persen

-Saham ASMI turun 6,99 persen

-Saham PEGE turun 6,95 persen

-Saham RELI turun 6,85 persen

Aksi Investor Asing

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 164,3 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 122,6 miliar

-Saham UNVR senilai Rp 18,9 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 16,9 miliar

-Saham PTBA senilai Rp 13 miliar

Saham-saham yang dinilai investor asing antara lain:

-Saham EXCL senilai Rp 27,3 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 17 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 12,6 miliar

-Saham MSIN senilai Rp 12,4 miliar

-Saham INKP senilai Rp 10,6 miliar

Bursa Saham Asia

Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Sebagian besar bursa saham Asia tertekan. Indeks Jepang Nikkei turun 0,54 persen, indeks Thailand melemah 0,10 persen, indeks Shanghai merosot 0,19 persen, indeks Shanghai tergelincir 0,70 persen dan indeks Taiwan susut 1,96 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel