IHSG Bertahan di Zona Hijau di Tengah Aksi Jual oleh Investor Asing

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan Selasa, (16/11/2021). Akan tetapi, investor asing cenderung jual saham.

Pada penutupan perdagangan, IHSG naik 0,53 persen ke posisi 6.651,20. Indeks LQ45 menguat 0,63 persen ke posisi 948,11. Seluruh indeks acuan kompak menghijau. Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.654,51 dan terendah 6.592,22.

Sebanyak 250 saham melemah sehingga tahan penguatan IHSG. 250 saham menguat dan 169 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.396.394 kali dengan volume perdagangan 26,8 miliar saham.

Nilai transaksi harian Rp 12,9 triliun. Investor asing jual saham Rp 68,19 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.187.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Indeks sektor saham IDXtechno melemah 0,51 persen dan indeks sektor saham IDXisiklikal susut 0,17 persen.

Indeks sektor saham IDXbasic menguat 0,93 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXfinance menanjak 0,82 persen dan indeks sektor saham IDXnonsiklikal menguat 0,74 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Top Gainers dan Losers

Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham MITI naik 34,51 persen

-Saham BNBA naik 24,83 persen

-Saham LPIN naik 24,43 persen

-Saham PBRX naik 23,03 persen

-Saham BMSR naik 19,32 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham RIGS turun 7 persen

-Saham CLAY turun 7 persen

-Saham PTIS turun 6,96 persen

-Saham KMDS turun 6,94 persen

-Saham SAFE turun 6,77 persen

Aksi Investor Asing

Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pada hari ini, IHSG melemah pada penutupan sesi pertama menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Liputan6.com/Johan Tallo)
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pada hari ini, IHSG melemah pada penutupan sesi pertama menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham ARTO senilai Rp 88,6 miliar

-Saham ASSA senilai Rp 46,8 miliar

-Saham PGAS senilai Rp 44,9 miliar

-Saham BRPT senilai Rp 33,8 miliar

-Saham KLBF senilai Rp 25,8 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 198,2 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 172 milair

-Saham BUKA senilai Rp 60,9 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 17 miliar

-Saham INDF senilai Rp 16,4 miliar

Bursa Saham Asia

Orang-orang berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Bursa saham Asia turun setelah Korea Utara (Korut) melepaskan rudalnya ke Samudera Pasifik. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)
Orang-orang berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Bursa saham Asia turun setelah Korea Utara (Korut) melepaskan rudalnya ke Samudera Pasifik. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks Hang Seng naik 1,27 persen, indeks Jepang Nikkei menguat 0,11 persen, indeks Thailand menanjak 0,37 persen dan indeks Taiwan mendaki 0,33 persen. Sementara itu, indeks Shanghai turun 0,33 persen, indeks Singapura susut 0,06 persen dan indeks Korea Selatan Kospi turun 0,08 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel