IHSG dibuka melemah menunggu keputusan rapat BI

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka melemah seiring pelaku pasar yang menunggu keputusan hasil rapat Bank Indonesia (BI).

IHSG dibuka melemah 5,93 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.978,39. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,4 poin atau 0,14 persen ke posisi 1.007,36.

"Untuk hari ini IHSG mendapatkan sentimen negatif dari pelemahan bursa global akibat dari kekhawatiran resesi di AS. Selain itu, kembali turunnya harga minyak juga memberikan sentimen negatif," tulis Tim Riset Surya Fajar Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Di sisi lain, pelaku pasar akan menanti keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI. Apabila bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan, maka pasar berpotensi untuk bergerak naik.

Baca juga: Ketua Fed sebut resesi "tentu saja merupakan kemungkinan"

Namun, berdasarkan pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo kemarin, BI tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga. Apabila BI tidak menaikkan suku bunga, pasar berpotensi tertekan kembali.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat bergerak melemah pada perdagangan tadi malam. Pada awal sesi, bursa sempat bergerak rally namun akhirnya melemah pada akhir sesi.

Penurunan disebabkan oleh pidato Gubernur The Fed Jerome Powell. Powell menyatakan bahwa bank sentral sangat berkomitmen untuk menurunkan inflasi.

Powell juga menyatakan bahwa ada kemungkinan terjadinya resesi sebagai imbas dari kenaikan suku bunga acuan.

Baca juga: Dolar dan imbal hasil AS melemah karena kekhawatiran resesi meningkat

Dari Eropa, bursa saham bergerak melemah pada perdagangan kemarin. Inggris melaporkan inflasi sebesar 9,1 persen (yoy) yang merupakan level tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

Bursa Asia juga bergerak melemah pada perdagangan kemarin. Pelemahan terutama terjadi di saham-saham teknologi seperti Alibaba dan Meituan yang turun lebih dari 4 persen.

Dari dalam negeri, IHSG bergerak melemah kemarin. Pasar merespon negatif pernyataan Gubernur BI yang menyatakan tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga acuan.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 25,06 poin atau 0,1 persen ke 26.124,49, indeks Hang Seng naik 90,99 poin atau 0,43 persen ke 21.099,33, dan indeks Straits Times meningkat 18,65 poin atau 0,6 persen ke 3.111,96.

Baca juga: Minyak jatuh, investor khawatir kenaikan suku bunga Fed dorong resesi

Baca juga: Emas sedikit melemah setelah kesaksian ketua Fed

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel