IHSG ditutup menguat, dipimpin saham sektor energi dan industri

·Bacaan 2 menit

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat, dipimpin saham sektor energi dan sektor perindustrian.

IHSG ditutup menguat 22,9 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.598,34. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,6 poin atau 0,38 persen ke posisi 937,08.

"Katalis positif bagi IHSG hari ini yaitu menguatnya bursa Wall Street seiring meredanya kekhawatiran investor akan varian Omicron, naiknya harga minyak mentah, dan solidnya data penjualan musim libur," tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa.

Laporan dari Mastercard SpendingPulse yang melacak semua jenis pembayaran, termasuk tunai dan kartu debit, menunjukkan bahwa penjualan ritel selama musim liburan di AS terhitung dari 1 November hingga 24 Desember, tumbuh 8,5 persen (yoy) dan menjadi yang tertinggi dalam 17 tahun.

Selain itu naiknya harga komoditas batu bara, minyak mentah, dan timah, serta aksi beli bersih investor asing, juga menjadi sentimen positif bagi IHSG.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bertahan di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Baca juga: IHSG Selasa dibuka menguat 12,69 poin

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor terkoreksi dengan sektor barang konsumen nonprimer turun paling dalam yaitu 1,13 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan masing-masing turun 0,29 persen dan 0,28 persen.

Sedangkan enam sektor meningkat dengan sektor energi naik paling tinggi yaitu 2,48 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor teknologi masing-masing naik 1,74 persen dan 0,88 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp534,21 miliar. Sedangkan di pasar reguler juga tercatat aksi beli asing dengan jumlah jual bersih Rp548,99 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.277.602 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,58 miliar lembar saham senilai Rp10,67 triliun. Sebanyak 242 saham naik, 285 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 392,7 poin atau 1,37 persen ke 29.069,16, Indeks Hang Seng naik 56,8 poin atau 0,24 persen ke 23.280,56, dan Indeks Straits Times meningkat 21,29 atau 0,69 persen ke 3.125,53.

Baca juga: Rupiah ditutup menguat, ditopang redanya kekhawatiran dampak Omicron

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel