IHSG ditutup menguat kembali ke atas level psikologis 7.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat kembali ke atas level psikologis 7.000.

IHSG ditutup menguat 54,44 poin atau 0,78 persen ke posisi 7.049,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,4 poin atau 0,93 persen ke posisi 1.019,53

"Di tengah ancaman resesi global dan kekhawatiran kenaikan suku bunga lebih agresif sebesar 75 bps pada pertemuan The Fed berikutnya, IHSG masih mampu menguat," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa.

Bahkan, Indonesia dinilai bebas dari resesi sebagaimana ekonomi yang diprediksi mampu tumbuh sekitar 5 persen tahun ini, inflasi yang masih terkendali, dan depresiasi nilai tukar yang jauh lebih baik dibandingkan negara berkembang lainnya, serta commodity boom yang menopang perekonomian.

Sementara itu, tingkat vaksinasi booster pun dipercepat seiring dengan varian BA.4 dan BA.5 yang sudah masuk ke Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa puncak kasus varian tersebut hanya sepertiga dari puncak Delta dan Omicron berdasarkan pengamatan kasus yang terjadi di Afrika Selatan. Hal tersebut dinilai turut menopang pergerakan pasar saham hari ini.

Dibuka melemah, IHSG bergerak fluktuatif pada sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG menghabiskan waktu di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya GOTO, ARTO, BMRI, BRMS, TLKM. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya ADMR, ASII, BBHI, ANTM, BRPT.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dimana sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 1,71 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,05 persen dan 1 persen.

Sedangkan, dua sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen non primer dan sektor perindustrian masing-masing sebesar minus 0,11 persen dan minus 0,1 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp551,44 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp748,75 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.370.060 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,14 miliar lembar saham senilai Rp15,64 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 273 saham menurun, dan 157 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 357,58 poin atau 1,32 persen ke 26.629,86, indeks Hang Seng naik 0,41 poin ke 21.067,99, dan indeks Straits Times terkoreksi 30,46 poin atau 0,97 persen ke 3.108,89.

Baca juga: Saham China ditutup menguat, indeks Shanghai terangkat 1,02 persen
Baca juga: Saham Asia merosot di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed
Baca juga: IHSG terkoreksi ikuti bursa kawasan dipicu kekhawatiran inflasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel