IHSG ditutup menguat masih terangkat sentimen perkembangan vaksin

Ahmad Wijaya
·Bacaan 1 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat masih terangkat sentimen perkembangan vaksin COVID-19.

IHSG ditutup menguat 80,67 poin atau 1,42 persen ke posisi 5.759,92. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 17,32 poin atau 1,92 persen menjadi 920,78.

"Menurut saya, market lebih antusias serta mengapresiasi terkait dengan perkembangan penelitian vaksin COVID-19 yang semakin progresif," kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Kamis.

Nafan menuturkan, pelaku pasar juga mengapresiasi kebijakan presiden AS terpilih Joe Biden untuk terus meningkatkan program stimulus.

"Sementara itu, adanya sentimen dari kenaikan harga komoditas dunia akibat faktor demand memberikan sinyal yang kuat bahwa perekonomian dunia sedang mengalami masa recovery," ujar Nafan.

Dibuka melemah, IHSG tak lama langsung menguat dan terus bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, sembilan sektor meningkat dimana sektor infrastruktur paling tinggi yaitu 1,16 persen, diikuti sektor industri dasar dan sektor pertambangan masing-masing 0,25 persen dan 0,18 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor pertanian sebesar minus 0,09 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp569,14 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.079.166 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,84 miliar lembar saham senilai Rp13,44 triliun. Sebanyak 184 saham naik, 271 saham menurun, dan 168 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 240,45 poin atau 0,91 persen ke 26.537,31, indeks Hang Seng naik 149,7 poin atau 0,56 persen ke 26.819,45, dan indeks Straits Times meningkat 16,62 atau 0,58 persen ke 2.852,93.

Baca juga: IHSG berpeluang terkoreksi usai penguatan beberapa pekan terakhir
Baca juga: IHSG ditutup terkoreksi dipicu aksi ambil untung