IHSG ditutup menguat signifikan, di tengah koreksi bursa saham Asia

·Bacaan 2 menit

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat di tengah koreksi indeks saham di bursa kawasan Asia.

IHSG menguat 58,86 poin atau 0,91 persen ke posisi 6.552,13. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 11,58 poin atau 1,24 persen ke posisi 945,13.

"IHSG ditutup menguat di saat bursa regional Asia mengalami koreksi yang disebabkan sikap pelaku pasar dan investor yang menunggu hasil pertemuan The Fed untuk mendapatkan sinyal kebijakan tapering," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu.

Pelaku pasar tampaknya menyambut positif penetapan Provinsi DKI Jakarta dan sejumlah kabupaten/kota di Jawa menjadi PPKM Level 1 mulai 2 sampai 15 November 2021.

Untuk PPKM Level 1 sendiri diberikan kelonggaran, mulai dari pembukaan mal 100 persen hingga bioskop dibuka dengan kapasitas 70 persen.

Hal itu dinilai memberikan ruang dalam mendukung proses pemulihan ekonomi. Dengan masuknya Jakarta, yang merupakan barometer perekonomian nasional, pada Level 1 tentunya menunjukkan pandemi COVID-19 dapat ditangani dengan lebih baik sehingga diharapkan akan mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas usaha pun mulai kembali pulih.

Baca juga: Rupiah terus melemah, pasar menunggu hasil rapat bank sentral AS

Dibuka menguat, IHSG nyaris menghabiskan waktu di zona hijau hingga sesi pertama perdagangan saham berakhir. Pada sesi kedua, IHSG terus bergerak positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 1,47 persen, diikuti sektor properti & real estat dan sektor keuangan masing-masing 1,33 persen dan 1,3 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor perindustrian dan sektor barang konsumen primer masing-masing sebesar turun 0,25 persen dan 0,19 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp158,23 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.190.926 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,7 miliar lembar saham senilai Rp10,83 triliun. Sebanyak 307 saham naik, 222 saham menurun, dan 144 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Hang Seng melemah 74,92 poin atau 0,3 persen ke 25.024,75, Indeks Shanghai turun 7,09 atau 0,2 persen ke 3.498,54, dan Indeks Straits Times terkoreksi 11,89 poin atau 0,37 persen ke 3.220,48.

Baca juga: Saham Korea Selatan berakhir merosot, jelang keputusan bank sentral AS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel