IHSG ditutup merosot ke bawah level psikologis 6.000

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 2 menit

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah ke bawah level psikologis 6.000.

IHSG ditutup melemah 45,08 poin atau 0,75 persen ke posisi 5.993,24. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 9,77 poin atau 1,08 persen ke posisi 892,79.

"Pelemahan IHSG hari ini dipicu sentimen kenaikan kasus COVID-19 secara global dan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 menjadi 4,1 persen - 5,1 persen dari sebelumnya sebesar 4,3 persen - 5,3 persen oleh Bank Indonesia," kata Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Saham Hong Kong ditutup turun di tengah kekhawatiran kebangkitan virus

Selain itu, lanjut Nafan, masih relatif minim data makroekonomi global maupun domestik yang memberikan dampak positif besar terhadap pasar.

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor keuangan turun paling dalam yaitu minus 0,93 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor infrastruktur masing-masing minus 0,9 persen dan minus 0,88 persen.

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor transportasi dan logistik serta sektor energi masing-masing sebesar 0,41 persen dan 0,03 persen.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 28,05 poin

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp512,04 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 843.341 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,58 miliar lembar saham senilai Rp7,59 triliun. Sebanyak 190 saham naik, 290 saham menurun, dan 155 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 591,83 poin atau 2,03 persen ke 28.508,55, Indeks Hang Seng turun 514,81 poin atau 1,76 persen ke 28.621,92, dan Indeks Straits Times terkoreksi 37,11 poin atau 1,16 persen ke 3.155,06.

Baca juga: Survei BI: Penyaluran kredit naik pada triwulan II-2021