IHSG ditutup nyaris datar, di tengah aksi beli investor asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup relatif datar seiring aksi beli oleh investor asing.

IHSG ditutup menguat tipis 1,24 poin atau 0,02 persen ke posisi 7.076,62. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,95 poin atau 0,09 persen ke posisi 1.010,68.

"Pergerakan IHSG cenderung mengalami kenaikan seiring dengan kenaikan bursa Asia," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo dalam ulasannya di Jakarta, Kamis.

Merespons pemangkasan produksi OPEC+ sebesar dua juta barel per harinya dimana akan meningkatkan harga minyak mentah dunia, berpotensi kembali menyebabkan peralihan ke aset yang lebih berisiko secara jangka pendek.

Baca juga: Harga minyak dekat tertinggi 3 minggu, setelah OPEC+ pangkas produksi

Pada saat yang sama, harga energi yang lebih tinggi berpotensi meningkatkan inflasi dan membuat The Fed melanjutkan kenaikan suku bunga agresif.

Dibuka menguat, IHSG menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG mayoritas masih bergerak di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 0,98 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor barang konsumen non primer masing-masing naik 0,53 persen dan 0,52 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor perindustrian turun paling dalam 0,51 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan masing-masing turun 0,41 persen dan 0,27 persen.

Baca juga: Saham Asia naik, minyak lanjutkan keuntungan setelah kesepakatan OPEC+

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu META, PNLF, KRYA, TUGU, dan PCAR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni FIRE, SLIS, BRMS, IPPE, dan BIPI.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp4,06 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp334,24 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.199.398 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,24 miliar lembar saham senilai Rp15,93 triliun. Sebanyak 258 saham naik, 245 saham menurun, dan 189 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 190,77 poin atau 0,7persen ke 27.311,3, Indeks Hang Seng turun 75,82 poin atau 0,42 persen ke 18.012,15, dan Indeks Straits Times terkoreksi 1,67 poin atau 0,05 persen ke 3.151,56.

Baca juga: IHSG Kamis pagi dibuka naik 19,09 poin