IHSG ditutup terkoreksi seiring pasar tunggu risalah The Fed

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup terkoreksi di tengah pelaku pasar yang menunggu risalah bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed).

IHSG ditutup melemah 18,93 poin atau 0,27 persen ke posisi 7.063,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,11 poin atau 0,7 persen ke posisi 1.002,4.

"Pasar tampaknya cenderung menanti risalah FOMC Minutes The Fed pada pekan ini yang tentunya akan menjadi arah kebijakan moneter The Fed sehubungan dengan suku bunga acuannya," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Senin.

Pasar masih memprediksi The Fed masih menaikkan suku bunga acuannya, yang biasanya akan diikuti oleh bank sentral seluruh negara.

Sebelumnya Pemimpin The Fed Boston Susan Collins mengatakan, dengan inflasi yang turun tipis, The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga acuan 75 basis poin lagi untuk mengendalikan inflasi.

Dibuka menguat, kurang satu jam IHSG melemah dan terus bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,77 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor barang baku masing-masing minus 0,71 persen dan minus 0,27 persen.

Sedangkan enam sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 1,92 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor perindustrian masing-masing 1,04 persen dan 0,74 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BKSW, PSDN, KJEN, WAPO, AGRS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ARTO, PICO, PBRX, LEAD, dan GOTO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.149.549 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,5 miliar lembar saham senilai Rp9,26 triliun. Sebanyak 263 saham naik, 251 saham menurun, dan 194 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 45,02 atau 0,16 persen ke 27.944,79 indeks Hang Seng turun 336,63 atau 1,87 persen ke 17.655,91, indeks Shanghai terkoreksi 12,2 poin atau 0,39 persen ke 3.085,04, dan indeks Straits Times melemah 21,61 poin atau 0,66 persen ke 3.250,62.

Baca juga: Rupiah melemah menyusul pernyataan hawkish pejabat bank sentral AS
Baca juga: Pasar saham Asia resah atas meluasnya COVID China dan prospek The Fed
Baca juga: Minyak turun tertekan kekhawatiran permintaan China, penguatan dolar