IHSG jelang akhir pekan menguat di tengah koreksi bursa saham kawasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang akhir pekan menguat di tengah terkoreksinya mayoritas bursa saham kawasan Asia.

IHSG dibuka menguat 18,38 poin atau 0,26 persen ke posisi 7.171,48. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,35 poin atau 0,23 persen ke posisi 1.019,28.

"Untuk hari ini sentimen untuk IHSG cenderung variatif. Kembali melemahnya harga minyak global serta CPO tentu saja akan memberikan tekanan bagi pergerakan saham-saham komoditas," tulis Tim Riset Surya Fajar Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Proyeksi permintaan komoditas global cenderung tertekan terlihat dari indeks manufaktur negara-negara besar yang tertekan. Namun di sisi lain, tren pelemahan harga-harga komoditas tersebut menurunkan resiko kenaikan inflasi yang tajam. Sektor-sektor manufaktur berbasis permintaan domestik diperkirakan mendapatkan katalis positif.

Sementara itu, bursa saham AS bergerak variatif pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones dan S&P 500 mampu ditutup naik namun indeks teknologi Nasdaq mengalami pelemahan.

Pelaku pasar menantikan rilis data makroekonomi penting yaitu angka tenaga kerja non pertanian atau non-farm payroll.

Ekonom memperkirakan bahwa pada Agustus hanya akan ada 318 ribu penambahan tenaga kerja, lebih rendah dari angka 528 ribu tenaga kerja pada bulan sebelumnya.

Sedangkan bursa saham Eropa kembali melanjutkan pelemahannya kemarin. Pelaku pasar mencerna beberapa rilis data makroekonomi seperti indeks manufaktur PMI Eropa yang turun menjadi 49,6 pada Agustus dari 49,8 pada Juli.

Dari Asia, bursa saham kawasan bergerak melemah tajam dipicu oleh rilis data indeks manufaktur China yang kembali mengalami kontraksi.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 63,9 poin atau 0,23 persen ke 27.597,57, indeks Hang Seng turun 197,43 poin atau 1,01 persen ke 19.399,88, dan indeks Straits Times terkoreksi 13,85 poin atau 0,43 persen ke 3.210,23.


Baca juga: IHSG ditutup jatuh, dipimpin saham sektor teknologi dan bahan baku
Baca juga: BEI rutin berikan notifikasi dalam upaya lindungi investor pasar modal
Baca juga: OJK : Naiknya kinerja pasar modal harus dibarengi literasi dan inklusi