IHSG jelang akhir pekan naik tajam ikuti penguatan bursa saham Asia

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) jelang akhir pekan naik tajam mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 122,37 poin atau 1,76 persen ke posisi 7.089,21. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 21,29 poin atau 2,15 persen ke posisi 1.012,94.

"Indeks saham di Asia sore ini ditutup naik tajam setelah laju inflasi AS melambat lebih cepat dari ekspektasi sehingga membangkitkan harapan bank sentral AS The Federal Reserve mungkin memperlambat rencana kenaikan suku bunga acuan," tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Jumat.

Data memperlihatkan inflasi (CPI) AS naik 7,7 persen (yoy) pada Oktober, kenaikan di bawah 8 persen pertama pertama sejak Februari dan tingkat inflasi terendah sejak Januari.

Akibatnya, investor memburu aset-aset berisiko seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar AS dan penurunan imbal hasil atau yield surat utang ke level terendah dalam lima minggu.

Investor juga menyambut baik langkah Pemerintah Tiongkok melonggarkan kebijakan COVID-19, termasuk memperpendek masa karantina menjadi hanya dua hari dari tujuh hari bagi orang dengan kontak erat dan wisatawan asing.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 4,35 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor keuangan masing-masing minus 2,52 persen dan minus 2,3 persen.

Tiga sektor terkoreksi dimana sektor kesehatan turun paling dalam yaitu minus 0,9 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor transportasi & logistik masing-masing minus 0,58 persen dan minus 0,12 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ZATA, ARTO, BSBK, GOTO, dan BUKA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NANO, ITMG, ENRG, ABBM, dan MEDS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.457.203 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,74 miliar lembar saham senilai Rp16,06 triliun. Sebanyak 327 saham naik, 198 saham menurun, dan 184 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 817,47 atau 2,98 persen ke 28.263,57 indeks Hang Seng naik 1.244,62 atau 7,74 persen ke 17.325,66, indeks Shanghai meningkat 51,16 poin atau 1,69 persen ke 3.087,29, dan indeks Straits Times menguat 54,5 poin atau 1,72 persen ke 3.227,68.

Baca juga: IHSG jelang akhir pekan melesat, kembali ke angka di atas 7.000

Baca juga: IHSG terkoreksi ke bawah 7.000 jelang rilis data inflasi AS