IHSG Lesu pada Awal Sesi Perdagangan, Investor Asing Beli Saham BBRI hingga IPTV

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal sesi perdagangan Senin (20/9/2021). Hal ini mengikuti bursa saham Asia yang tergelincir.

Pada pra pembukaan perdagangan, IHSG susut 0,02 persen ke posisi 6.132,03. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG merosot 0,07 persen ke posisi 6.127. Indeks LQ45 tergelincir 0,67 persen ke posisi 856. Sebagian besar indeks acuan tertekan.

Awal sesi perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi 6.133,17 dan terendah 6.109,85. Sebanyak 198 saham melemah sehingga menekan IHSG. 169 saham menguat dan 215 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 160.422. Total volume perdagangan 2,4 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 1,1 triliun. Investor asing beli saham Rp 42,14 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.221.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham melemah dan menguat. Indeks sektoral IDXtransportasi naik 3,16 persen dan bukukan penguatan tertinggi. Diikuti indeks sektoral IDXtechno menanjak 0,75 persen dan IDXhealth menanjak 0,14 persen.

Sementara itu, IDXinfrastruktur merosot 0,67 persen, IDXnonsiklikal tergelincir 0,61 persen dan IDXindustri turun 0,59 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Top Gainers dan Losers

Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang mencatat top gainers antara lain:

-Saham YPAS naik 24,30 persen

-Saham AYLS naik 20,13 persen

-Saham CBMF naik 17,65 persen

-Saham CTBN naik 12,58 persen

-Saham BOLA naik 10,14 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham MIDI turun 6,98 persen

-Saham UFOE turun 6,94 persen

-Saham RELI turun 6,91 persen

-Saham MPRO turun 6,88 persen

-Saham SLIS turun 6,87 persen

Aksi Investor Asing

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11).  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 39 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 11,1 miliar

-Saham ASSA senilai Rp 6,7 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 2,6 miliar

-Saham IPTV senilai Rp 2,2 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham INKP senilai Rp 1,9 miliar

-Saham WSKT senilai Rp 1,8 miliar

-Saham ANTM senilai Rp 1,7 miliar

-Saham ISAT senilai Rp 1,4 miliar

-Saham MSIN senilai Rp 1,4 miliar

Bursa Asia

Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham asia sebagian rayakan libur nasional. Indeks Hang Seng turun 3,42 persen dan indeks Singapura tergelincir 0,23 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel