IHSG Melemah Imbas Kenaikan Suku Bunga AS, Ini Rekomendasi Saham untuk Investasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 13,88 poin atau 0,2 persen ke posisi 6.802,33. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,63 poin atau 0,35 persen ke posisi 1.021,8.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan, indeks saham berada pada rentang 6.636 hingga 6.888. Pola pergerakan IHSG saat ini masih menunjukkan pola pergerakan konsolidasi wajar dengan potensi tekanan minim yang memiliki peluang terjadi dalam jangka pendek.

"Sedangkan dalam jangka menengah IHSG terlihat berada dalam fase sideways," ujar William dalam riset harian, Jakarta, Kamis (12/5).

Salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan tingkat suku bunga bank sentral Amerika Serikat, membuat market bereaksi terhadap hal tersebut. Namun demikian peluang tekanan yang terjadi dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang.

"Mengingat kondisi perekonomian masih cukup stabil dan capital inflow secara year to date juga terlihat masih cukup besar masuk ke dalam pasar modal Indonesia, IHSG hari ini berpotensi tertekan," jelas William.

Rekomendasi Saham

Beberapa saham yang menjadi rekomendasi perdagangan hari ini adalah sebagai berikut:

- Unilever Indonesia (UNVR)

- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

- Summarecon Agung (SMRA)

- Bank Central Asia (BBCA)

- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

- PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)

- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel