IHSG Melemah Terbatas, Investor Asing Borong Saham Rp 388,62 Miliar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu bertahan di zona hijau. IHSG berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Senin, (24/5/2021).

Mengutip data RTI, IHSG melemah 0,16 persen ke posisi 5.763,63. Indeks saham LQ45 naik tipis 0,03 persen ke posisi 858,61. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Pada awal pekan ini, IHSG bergerak di kisaran 5.759-5.805. Sebanyak 320 saham melemah sehingga menekan IHSG. 191 saham menguat dan 138 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.100.431 kali dengan volume perdagangan 17,8 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 9 triiun. Investor asing borong saham Rp 388,63 miliar di pasar reguler . Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 14.341.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan. Sektor saham IDXBasic melemah 2,62 persen, dan mencatat penurunan terbesar. Diikuti sektor saham IDXTrans susut 2,38 persen dan sektor saham IDXProperty melemah 0,82 persen.

Top Gainers dan Losers

Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di Kantor BEI, Jakarta, Jumat (28/12). Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup langsung perdagangan IHSG 2018. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di Kantor BEI, Jakarta, Jumat (28/12). Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup langsung perdagangan IHSG 2018. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham HOPE naik 34,75 persen

-Saham WAPO naik 34,41 persen

-Saham LMPI naik 30 persen

-Saham LMPI naik 30 persen

-Saham INDX naik 25,23 persen

-Saham BEBS naik 25 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham LUCY turun 10 persen

-Saham SOFA turun 7,22 persen

-Saham SIPD turun 7 persen

-Saham KONI turun 6,99 persen

-Saham BLTZ turun 6,98 persen

Aksi Investor Asing

Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 203,3 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 59,2 miliar

-Saham TBIG senilai Rp 33,8 miliar

-Saham UNVR senilai Rp 27,9 miliar

-Saham INCO senilai Rp 16,4 miliar

Saham-saham yang dilepas investor asing antara lain:

-Saham BMRI senilai Rp 45,9 miliar

-Saham PGAS senilai Rp 44,9 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 40,8 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 18,3 miliar

-Saham BBTN senilai Rp 17 miliar

Bursa Saham Asia

Pekerja melintas di layar IHSG di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja melintas di layar IHSG di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,16 persen dan indeks saham Korea Selatan Kospi susut 0,38 persen, indeks saham Thailand melemah 0,01 persen.

Indeks saham Jepang Nikkei naik 0,17 persen, indeks saham Shanghai menguat 0,31 persen, indeks saham Singapura mendaki 0,21 persen dan indeks saham Taiwan menanjak 0,22 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel