IHSG Menanjak 1 Persen pada Akhir Perdagangan Sesi I

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 59,72 persen atau satu persen ke posisi 6.038 pada sesi pertama perdagangan saham Senin siang pukul 11.30 WIB, (4/1/2021).

Sedangkan indeks saham LQ45 naik 1,06 persen ke posisi 944,83. Mengutip data RTI, penguatan IHSG ditopang 226 saham. Sedangkan 247 saham menahan laju penguatan IHSG. Sementara itu, 137 saham tetap.

Total frekuensi perdagangan saham 768.009 kali dengan volume perdagangan 14,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,3 triliun. Transaksi saham signifikan itu didorong dari transaksi saham PT Aneka Tambang Tbk mencapai Rp 1,2 triliun. Pada sesi pertama, IHSG ditutup di level tertinggi 6.047,33 dan terendah 5.929,04.

Sembilan sektor saham menguat kecuali sektor saham konstruksi turun 0,08 persen. Sektor saham pertanian dan perkebunan naik 2,94 persen, dan memimpin penguatan sektor saham. Disusul sektor saham tambang naik 1,76 persen dan sektor saham aneka industri mendaki 1,49 persen.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Saham Catat Top Gainers Sesi I

Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham menguat antara lain saham WIFI naik 25 persen ke posisi Rp 825, saham FAPA melonjak 25 persen ke posisi Rp 2.300 per saham, dan saham BOSS naik 18,67 persen ke posisi Rp 178 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain saham PGJO turun 7,41 persen ke posisi Rp 50 per saham, saham LRNA merosot 7 persen ke posisi Rp 186 per saham, dan saham DIGI tergelincir 7 persen ke posisi Rp 372 per saham.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini