IHSG Menguat Terbatas, Investor Asing Beli Saham BBCA hingga ARTO

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada sesi pertama perdagangan Rabu (12/1/2022). Penguatan IHSG ditopang aksi beli investor asing.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG naik tipis 0,18 persen ke posisi 6.659,61. Indeks LQ45 menguat tipis 0,37 persen ke posisi 943,75. Sebagian besar indeks acuan menghijau. Sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.690,32 dan terendah 6.653,10.

Sebanyak 301 saham melemah sehingga menekan IHSG. 217 saham menguat. 153 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 911.197 kali dengan volume perdagangan 12,9 miliar saham. Nilai transaksi Rp 6,2 triliun. Investor asing beli saham Rp 361,95 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.280.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Indeks sektor saham IDXbasic menguat 1,25 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi mendaki 0,87 persen dan indeks sektor saham IDXenergy melonjak 0,78 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXtechno susut 1,35 persen dan alami koreksi terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXproperty susut 0,50 persen dan IDXfinance merosot 0,50 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Top Gainers dan Losers

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham AKSI melonjak 24,66 persen

-Saham ADMR melonjak 22,88 persen

-Saham RBMS melonjak 21,52 persen

-Saham INDX melonjak 17,18 persen

-Saham BRAM melonjak 12,56 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham FLMC melemah 9,42 persen

-Saham ALKA melemah 7 persen

-Saham MSKY melemah 6,99 persen

-Saham NASI melemah 6,99 persen

-Saham LUCK melemah 6,97 persen

Aksi Investor Asing

Karyawan berjalan di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Karyawan berjalan di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 106,2 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 32,5 miliar

-Saham EMTK senilai Rp 29,3 miliar

-Saham UNVR senilai Rp 26,8 miliar

-Saham ARTO senilai Rp 21,7 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BUKA senilai Rp 48,1 miliar

-Saham PTBA senilai Rp 3,1 miliar

-Saham SMRA senilai Rp 1,5 miliar

-Saham IPTV senilai Rp 1,4 miliar

-Saham ACES senilai Rp 478,5 juta

Bursa Saham Asia

Orang-orang berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Bursa saham Asia turun setelah Korea Utara (Korut) melepaskan rudalnya ke Samudera Pasifik. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)
Orang-orang berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Bursa saham Asia turun setelah Korea Utara (Korut) melepaskan rudalnya ke Samudera Pasifik. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa saham Asia sebagian besar menguat. Indeks Hang Seng naik 2,59 persen, indeks Korea Selatan Kospi mendaki 1,46 persen, indeks Jepang Nikkei bertambah 2,03 persen.

Selain itu, indeks Thailand menanjak 0,43 persen, indeks Shanghai menguat 0,74 persen, indeks Singapura susut 0,03 persen dan indeks Taiwan bertambah 0,48 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel