IHSG Naik 0,64 Persen, Investor Asing Borong Saham ICBP hingga BBNI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau pada Senin (12/7/2021). Aksi beli saham oleh investor asing dukung penguatan IHSG.

Pada penutupan perdagangan, IHSG naik 0,64 persen ke posisi 6.078,56. Indeks saham LQ45 menguat 0,48 persen ke posisi 844,40. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Pada awal pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.097,12 dan terendah 6.055,98. Sebanyak 237 saham menguat sehingga mengangkat IHSG.274 saham melemah dan 150 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.216.842 kali dengan volume perdagangan 17,1 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 12,2 triliun. Investor asing beli saham Rp 918,92 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.481.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektoral saham IDXTechno melemah 2,25 persen, IDXTransportasi susut 1,69 persen, dan IDXSiklikal merosot 0,86 persen.

Top Gainers dan Losers

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham NICL naik 34,81 persen

-Saham HDFA naik 33,76 persen

-Saham NASA naik 30,30 persen

-Saham BSIM naik 25 persen

-Saham BBHI naik 25 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IPAC melemah 9,82 persen

-Saham TIFA melemah 7 persen

-Saham ASRM melemah 7 persen

-Saham MASA melemah 7 persen

-Saham KONI melemah 6,99 persen

Aksi Investor Asing

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor saham berada di zona merah. Pelemahan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor saham berada di zona merah. Pelemahan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham ICBP senilai Rp 42,8 miliar

-Saham INCO senilai Rp 40,8 miliar

-Saham UNVR senilai Rp 30,8 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 29,5 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 27,6 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BFIN senilai Rp 15,3 miliar

-Saham INTP senilai Rp 15,2 miliar

-Saham MNCN senilai Rp 14,8 miliar

-Saham DMMX senilai Rp 14,5 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 11 miliar

Bursa Saham Asia

Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Orang-orang berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham Asia cenderung menguat. Indeks saham Thailand turun 0,31 persen. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,62 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 0,89 persen, indeks saham Jepang Nikkei melambung 2,25 persen.

Indeks saham Shanghai mendaki 0,67 persen, indeks saham Singapura menguat 0,42 persen, dan indeks saham Taiwan naik 0,87 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel