IHSG Parkir di Zona Merah, Investor Asing Jual Saham BBCA hingga INKP

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah selama sesi pertama perdagangan Rabu (14/7/2021). Akan tetapi, investor asing cenderung melakukan aksi beli saham.

Pada penutupan perdagangan, IHSG merosot 0,84 persen ke posisi 5.961,68. Indeks saham LQ45 susut 1,06 persen je posisi 826,89. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.013,04 dan terendah 5.948,87. Sebanyak 338 saham melemah sehingga menekan IHSG. 135 saham menguat dan 152 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 732.273 kali dengan volume perdagangan 11,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,5 triliun. Investor asing melakukan aksi beli saham Rp 7,24 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 14.512.

Sebagian besar indeks sektoral saham tertekan kecuali indeks sektoral IDXTechno naik 0,68 persen. Indeks sektoral saham IDXBasic melemah 1,84 persen, dan catat penurunan terbesar. Diikuti indeks sektoral IDXFinance merosot 1,25 persen dan IDXsiklikal tergelincir 1,1 persen.

Top Gainers dan Losers

Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun tajam karena pengumuman Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dengan rencana penerapan PSBB secara ketat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun tajam karena pengumuman Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dengan rencana penerapan PSBB secara ketat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham ACST naik 25 persen

-Saham ABMM naik 24,84 persen

-Saham NICL naik 24,59 persen

-Saham NZIA naik 22,05 persen

-Saham NASA naik 20,69 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IPAC melemah 9,89 persen

-Saham SKBM melemah 6,99 persen

-Saham BSIM melemah 6,97 persen

-Saham WIFI melemah 6,93 persen

-Saham MSIN melemah 6,92 persen

Aksi Investor Asing

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham INCO senilai Rp 55,6 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 17,1 miliar

-Saham ANTM senilai Rp 14,5 miliar

-Saham ICBP senilai Rp 13,8 miliar

-Saham HRUM senilai Rp 11,5 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 96,4 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 29,6 miliar

-Saham ASII senilai Rp 23,1 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 18,9 miliar

-Saham INKP senilai Rp 8,6 miliar

Bursa Saham Asia

Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bursa saham Asia kompak tertekan. Indeks Hang Seng turun 0,84 persen, indeks Korea Selatan Kospi susut 0,32 persen, indeks Jepang Nikkei tergelincir 0,34 persen, indeks Thailand melemah 0,43 persen, indeks Shanghai susut 0,66 persen. Selain itu, indeks Singapura turun 0,11 persen dan indeks Taiwan melemah 0,14 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel