IHSG Parkir di Zona Merah, Investor Asing Lepas Saham BBRI hingga BMRI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga akhir sesi perdagangan Selasa (24/8/2021). Investor asing masih melakukan aksi jual saham di seluruh pasar.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 0,33 persen ke posisi 6.089,49. Indeks LQ45 turun 0,91 persen ke posisi 855,97. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan. Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.138,49 dan terendah 6.053,57. Sebanyak 298 saham melemah sehingga menekan IHSG. 162 saham diam di tempat dan 197 saham menguat.

Total frekuensi perdagangan 1.643.770 kali dengan volume perdagangan 28,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 13 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 192,02 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.368.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektoral IDXenergy melemah 1,49 persen, dan catat penurunan terbesar. Diikuti indeks sektoral IDXinfrastruktur tergelincir 1,43 persen dan IDXhealth melemah 0,81 persen.

Sementara itu, indeks sektoral IDXtechno menguat 2,49 persen, diikuti indeks sektoral IDXtrans menanjak 2,05 persen, dan IDXnonsiklikal menguat 0,46 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Top Gainers dan Losers

Suasana pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Suasana pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham LAND naik 34,83 persen

-Saham BEBS naik 24,37 persen

-Saham KICI naik 22,84 persen

-Saham TECH naik 20 persen

-Saham WINS naik 16,79 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham SOFA turun 9,90 persen

-Saham FISH turun 6,98 persen

-Saham DEFI turun 6,96 persen

-Saham LABA turun 6,94 persen

-Saham TRUE turun 6,92 persen

Aksi Investor Asing

Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BUKA senilai Rp 92,9 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 92,3 miliar

-Saham ASII senilai Rp 74 miliar

-Saham ICBP senilai Rp 25,8 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 13,8 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 82,5 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 69,8 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 38,4 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 35,3 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 30,8 miliar

Bursa Saham Asia

Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham Asia sebagian besar menguat. Indeks Hang Seng naik 2,46 persen, dan catat penguatan terbesar. Indeks Korea Selatan Kospi menanjak 1,56 persen, indeks Jepang Nikkei menguat 0,87 persen, indeks Thailand mendaki 0,74 persen, indeks Shanghai bertambah 1,07 persen, indeks Singapura menguat 0,69 persen dan indeks Taiwan menanjak 0,46 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel