IHSG Rawan Koreksi, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini

·Bacaan 1 menit

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 22 poin atau 0,37 persen di level 6.118 pada pembukaan perdagangan Senin, 14 Juni 2021.

Meski demikian, Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi bahwa IHSG bakal terkoreksi pada perdagangan hari ini.

"Setelah sebelumnya indeks di sektor energi dan teknologi mengalami penguatan yang cukup tinggi," kata Lanjar dalam riset hariannya, Senin 14 Juni 2021.

Baca juga: COVID-19 Mengganas, Para Ketua Kadin Daerah Usul Munas Ditunda

Lanjar menjelaskan, Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat mengumumkan Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Mei 2021 mencapai angka 5 persen secara tahunan. Hal itu menjadi yang tercepat sejak 2008, dan memberikan sinyal peningkatan inflasi lanjutan yang mengancam prospek pelonggaran moneter AS.

Secara global, investor terus menilai prospek inflasi dan jalur kebijakan The Fed. S&P 500 mencatat rekor tertinggi sepanjang masa sejak awal Mei 2021, karena data menunjukkan kenaikan harga konsumen AS pada bulan Mei 2021.

Hal itu sebagian besar didorong oleh kategori yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi, yang memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi dapat mereda nantinya. Selanjutnya, investor akan terfokus pada data akitivitas ekspor impor beserta neraca perdagangan.

Secara teknikal, IHSG membentuk pola false break resistance 6.118 dan fractal 6.103. Pola candlestick bearish counter attack dengan Indikator Stochastic dan RSI yang mengarah ke area jenuh.

"Indikasi terkoreksi pada perdagangan selanjutnya menguji support moving average lima hari pada rentang pergerakan 6.044-6.118," ujarnya.

Di samping itu, Lanjar juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, di antaranya yakni ACES, BBTN, BJBR, BSDE, HRUM, ICBP, INCO, LSIP, MIKA, PTBA, PWON, TBLA.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel