IHSG Selasa ditutup menguat 0,83 persen di tengah aksi jual asing

Ahmad Buchori

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore menguat di tengah aksi jual oleh investor asing.

IHSG ditutup menguat 37,6 poin atau 0,83 persen ke posisi 4.548,66. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 10,6 poin atau 1,61 persen menjadi 671,07.

"Untuk hari ini, indeks menghijau dipicu oleh optimisme investor terkait perkembangan upaya penemuan vaksin COVID-19 dan naiknya harga komoditas serta menguatnya nilai tukar rupiah," kata analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Selasa.

Dibuka menguat, IHSG betah berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, tiga sektor terkoreksi di mana sektor konsumer turun paling dalam yaitu 0,77 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor manufaktur masing-masing turun 0,28 persen dan 0,12 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat di mana sektor properti naik paling tinggi yaitu 2,04 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor pertanian masing-masing 0,95 persen dan 0,92 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau "net foreign sell" sebesar Rp2,08 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 579.656 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,9 miliar lembar saham senilai Rp8,63 triliun. Sebanyak 237 saham naik, 162 saham menurun, dan 157 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 299,72 poin atau 1,49 persen ke 20.433,45, indeks Hang Seng menguat 453,36 poin atau 1,89 persen menjadi 24.388,13, dan indeks Straits Times menguat 46,23 poin atau 1,82 persen ke 2.585,51.