IHSG Semakin Terjepit

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

PLASADANA.COM - Setelah terguncang lantaran aksi Bank Sentral Amerika yang menarik stimulus moneter, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kembali akan terkoreksi. Penyebabnya adalah tindakan pemerintah yang mengundurkan rencana pemangkasan subsidi bahan bakar.

Pada penutupan perdagangan Senin 27 Mei 2013, IHSG turun 1,36 persen ke level 5.085,14. Melemahnya indeks disebabkan aksi jual investor yang khawatir dengan prospek perekonomian Indonesia. Aksi jual terjadi pada seluruh sektor, terutama saham-saham manufaktur.

Aksi jual investor, terutama asing, terjadi setelah pemerintah memundurkan rencana pengumuman kenaikan harga bahan bakar dari awal Juni menjadi pekan ketiga Juni 2013. Kegamangan pemerintah ternyata berdampak buruk pada kinerja pasar modal dan iklim investasi. Investor juga khawatir lembaga pemeringkat utang seperti Moody's dan Standard & Poors kembali menurunkan prospek ekonomi Indonesia.

Dari luar negeri, tekanan pencabutan stimulus moneter di Amerika masih terasa dampaknya. Investor yang memarkir dana di Indonesia mulai melakukan penarikan setelah suku bunga di Amerika cenderung meningkat. Dengan minimnya sentimen positif, IHSG pada Selasa 28 Mei 2013 diperkirakan bergerak mendatar di level 5.060-5.140 dan bisa terkoreksi ke level 4.900.

Sementara itu kantor berita Reuters mengabarkan penurunan juga terjadi pada indeks saham Nikkei 225 dan Topix Jepang. Nikkei anjlok 1,2 persen menjadi 13.960,08 sedangkan Topix turun 0,8 persen menjadi 1.145,46. Penurunan terjadi lantaran sentimen negatif turunnya indeks manufaktur Cina serta pengurangan stimulus moneter Amerika.

Penulis: Peppy Ramadhyaz

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...