IHSG Terbang 1,8 Persen, Investor Asing Kejar Saham BBRI hingga UNTR

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdaganan Senin (4/10/2021). Penguatan IHSG didukung 317 saham yang menguat dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melambung 1,83 persen ke posisi 6.342. Indeks LQ45 menguat 2,82 persen ke posisi 911. Seluruh indeks acuan kompak menguat.

Awal pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.342,68 dan terendah 6.234,79. Sebanyak 317 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 202 saham melemah dan 143 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.690.161 kali.

Total volume perdagangan 35,3 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 17,2 triliun. Investor asing beli saham Rp 1,9 triliun di pasar regular. Posisi dolar AS terhadap rupiah di kisaran 14.193.

Sebagian besar sektor menguat. Indeks sektoral saham IDCtechno melemah 0,51 persen, IDXtransportasi susut 0,39 persen, dan IDXhealth tergelincir 0,03 persen.

Selain itu, indeks sektoral IDXproperty memimpin penguatan dengan menguat 3,85 persen. Diikuti indeks sektoral IDXenergy melonjak 3,82 persen dan IDXBasic menanjak 3,15 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Top Gainers dan Losers

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11).  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham FITT naik 34,51 persen

-Saham BUMI naik 23,53 persen

-Saham TFAS naik 18,14 persen

-Saham FIRE naik 17,54 persen

-Saham MPRO naik 17,02 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IDEA turun 10 persen

-Saham PPGL turun 9,73 persen

-Saham RUNS turun 9,68 persen

-Saham LUCY turun 8,77 persen

-Saham TIRA turun 7 persen

Aksi Investor Asing

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 583,3 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 218,4 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 198,8 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 142 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 108,9 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham ACES senilai Rp 57,3 miliar

-Saham ABMM senilai Rp 49,9 miliar

-Saham EXCL senilai Rp 22,3 miliar

-Saham KLBF senilai Rp 7,2 miliar

-Saham MTDL senilai Rp 5,4 miliar

Bursa Saham Asia

Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks Hang Seng turun 2,19 persen, indeks Jepang Nikkei tergelincir 1,13 persen dan indeks Taiwan susut 0,98 persen. Sementara itu, indeks Thailand menguat 0,64 persen dan indeks Singapura mendaki 1,23 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel